BANDA ACEH – Banyaknya informasi hoax yang beredar membuat masyarakat enggan divaksin. Di Kota Banda Aceh kesadaran masyarakat untuk vaksinasi hanya sekitar 50 persen.
Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia provinsi Aceh, Dr Safrizal Rahman. Menurutnya, pemerintah telah mengimbau dengan berbagai cara, tapi informasi dari pemerintah tenggelam oleh hoax sehingga masyarakat enggan divaksin.
“Tingkat partisipasinya berbeda beda di kabupaten/kota. Secara umum Banda Aceh paling baik kesadarannya namun secara nasional Aceh masih tertinggal,” kata Dr dr Safrizal Mkes Sp OT, Selasa, 14 September 2021.
Safrizal mengajak seluruh komponen masyarakat untuk lebih kreatif melakukan kampanye pentingnya vaksisasi, agar masyarakat tidak lagi enggan divaksin. Upaya kampanye selain juga melibatkan tokoh masyarakat dan ulama juga hendaknya menyertakan para pebisnis.
“Misalkan membuat berbagai flyer vaksin di warung kopi dan apa manfaatnya, bahkan kalau perlu membuat duta vaksin yang terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi,” jelasnya.[Mag/Fazliana]



