TAKENGON – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah menjaring tim panelis dan moderator untuk mengisi debat publik pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. Rencananya debat akan digelar pada 7 Februari 2017 mendatang di GOS Takengon.

“Beberapa staf dan divisi juga sudah menuju ke KIP Aceh untuk melakukan koordinasi untuk menentukan satu moderator dan tim panelis,” kata Komisioner KIP Aceh Tengah Marwansyah kepada portalsatu.com, Kamis, 26 Januari 2017.

Saat ini, katanya, kalangan akademisi juga sudah mengajukan Yahya Kobat sebagai tim panelis.

Elemen masyarakat, kata Marwansyah, juga dapat mengusulkan satu moderator dan tim panelis serta pertanyaan kepada paslon dalam debat nantinya. Namun, penentuan tim panelis dan moderator diputuskan melalui rapat pleno KIP bersama tim perumus.

“Moderator dan tim panelis boleh jadi dari Takengon atau di luar Takengon, tergantung keputusan rapat pleno dan tim perumus,” ujarnya.

Kekurangan Surat Suara

Sementara itu, Ketua Panwaslih Aceh Tengah, Hamidah, S.H., mengatakan, KIP Aceh Tengah kekurangan surat suara sekitar 500 lembar.

Hingga 26 Januari 2017, katanya, KIP Aceh Tengah belum melaporkan langkah pemenuhan kekurangan surat suara itu.

“Yang jelas harus ditambah sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Aceh Tengah sebanyak 130.528 pemilih,” kata Hamidah.

Ia mengatakan, kekurangan surat suara itu di luar surat suara tambahan sebanyak 2,5 persen plus 2 ribu lembar.

Penggunaan surat suara tambahan itu, sebut Hamidah, sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal di luar prediksi saat pilkada berlangsung.[] (*sar)