Dokter Rica Tri Handayani akhirnya ditemukan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (11/1). Namun, sampai saat ini Rica belum bisa dimintai keterangan.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anton Charliyan mengaku akan mengirim psikologi untuk meminta keterangan Rica.
“Sekarang Dokter Rica sudah di Yogya, sampai saat ini yang bersangkutan masih dibawa suaminya. Nanti kami hadirkan psikolog,” kata Anton di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/1).
Anton mengaku kesulitan dalam mengorek informasi. Sebab, selain Mirna belum bisa memberikan keterangan, kedua sepupu Mirna juga masih diperiksa secara intensif karena keterangannya berubah-ubah.
“Tim Mabes Polri akan diluncurkan, ada kemungkinan menggunakan alat lie detector. Keterangan itu bertolak belakang dengan fakta di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, Anton mengatakan Rica sejatinya bakal dimintai keterangan perihal adanya delapan pucuk surat yang isinya berpamitan untuk mencari ridho Allah serta peradaban baru. Hanya saja, kondisi Rica saat ini tidak memungkinkan untuk diperiksa.
“Lalu delapan surat yang berpamitan. Dia bilang berjuang mencari ridho Allah. Dia mencari peradaban baru. Namun saat ditemukan kondisi yang bersangkutan kurang memungkinkan untuk diperiksa,” pungkas dia.[] Sumber: merdeka.com

