BANDA ACEH – Delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah (Jateng) melakukan kunjungan ke beberapa venue, yang dipersiapkan untuk pelaksanaan PON XXI Tahun 2024 Wilayah Aceh.

Sejak Rabu, 8 November hingga Minggu, 12 November 2023, tim dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Dr. Soedjatmiko, S.Pd., M.Pd., itu turun ke kabupaten/kota penyelenggara PON, antara lain, Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, dan Pidie.

Ia didampingi pengurus KONI Jateng lainnya, Drs. Sudarsono (Waketum V), Achmad Ris Ediyanto (Sekum), Drs. April Sriwahono, S.E., M.M. (Pengawas Internal II), Dr. Mugiyo Hartono, S.Pd., M.Pd. (Kabid Litbang), M. Ali Purnomo, S.H. M.H. (Kabid Pembinaan Hukum Keolahragaan), dan Dr. Agus Raharjo, S.Pd., M.Pd. (Wakabid Binpres).

Hari pertama kedatangan, rombongan disambut Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), bersama para pengurus lainnya, di Sekretariat KONI Aceh, Banda Aceh.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Kedatangan rombongan KONI Jawa Tengah menjadi penyemangat bagi kami, baik dalam pelaksanaan dan saat mengikuti PON 2024 bersama 38 provinsi lainnya,” kata Abu Razak saat menerima kunjungan tim itu.

Usai mengunjungi 70 persen venue yang dipersiapkan untuk pelaksanaan PON, Soedjatmiko mengungkapkan, pihaknya optimis Aceh menjadi penyelenggara yang baik.

“Terus terang, sebelumnya kita agak sedikit khawatir. Ternyata setelah melihat langsung, sangat berbanding terbalik dengan apa yang dengar kita dengan selama ini,” kata dia.

Kekhawatiran itu misalnya, kondisi progres pembangunan venue, situasi keamanan, sarana prasarana pendukung, hingga ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ternyata Aceh sangat siap,” sebut Soedjatmiko, yang selama kunjungan ke lapangan didampingi pengurus KONI Aceh, serta PB PON Wilayah Aceh.

“Dan yang lebih penting lagi bagi kami, Aceh menyatakan komitmen untuk menyelenggarakan PON dengan semangat sportivitas,” tambah dia.

Menurut Soedjatmiko, hanya satu yang menjadi catatan mereka, yaitu renovasi di Stadion Harapan Bangsa. Ia menyarankan agar renovasi diselesaikan selesai sebelum Juli 2024. “Karena itu tempat diadakannya Opening Ceremony, yang menjadi salah satu wajah dari penyelenggaraan PON,” kata dia.

Sekum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun MPA., yang juga Wakil Sekretaris II PB PON Wilayah Aceh, mengatakan Aceh saat ini terus mengejar percepatan persiapan pelaksanaan PON 2024, baik dari disi pembangunan venue, penyediaan peralatan serta sarana pendukung, hingga panitia pelaksana.

“Sesuai komitmen awal saat Aceh mencalonkan diri sebagai tuan rumah, kami optimis pelaksanaan PON XXI Tahun 2024, khususnya wilayah Aceh akan dapat dilaksanakan sesuai keinginan Pemerintah Pusat, dan harapan kawan-kawan KONI provinsi se-Indonesia,” kata M. Nasir.[](ril)