LHOKSEUMAWE – Sebanyak 75 kepala keluarga korban kebakaran Keude Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, ditampung sementara di meunasah terdekat.
Informasi diterima portalsatu.com/, Sabtu, 27 Januari 2018, sekitar pukul 21.00 WIB, bangunan Meunasah Keude Simpang Kramat dan halamannya dijadikan posko pengungsian sementara.
“Semua korban kita ungsikan di meunasah. Alhamdulillah bantuan mulai berdatangan dari berbagai pihak sejak Magrib tadi, bantuan itu langsung disalurkan ke keluarga korban,” jelas Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Simpang Kramat, Ipda Abdul Aziz.
Kapolsek menyebutkan, lokasi kebakaran ditutup untuk sementara waktu dan dijaga oleh tim keamanan dari polisi, TNI dan dibantu pemuda setempat. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya aksi penjarahan.
“Lokasi itu kita tutup, biar tidak ada penjarahan, karena mungkin banyak barang berharga milik warga yang tertimbun puing-puing,” kata Abdul Aziz.
Menurut Abdul Aziz, jumlah ruko yang selamat dari kobaran api sekitar 40 unit. Sedangkan yang terbakar sebanyak 58 unit, sebagian besar adalah kedai kelontong, kedai sayuran dan warung kopi.
Abdul Aziz menambahkan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB, kemudian dilakukan pendinginan oleh delapan mobil pemadam kebakaran sampai pukul 19.30 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api di lokasi kejadian.[]



