Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaBerita Banda AcehKPT Kunjungi Kakanwil...

KPT Kunjungi Kakanwil Kumham Aceh, Bahas E-Berpadu

BANDA ACEH – Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. Suharjono didampingi Dr. Taqwaddin, Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor yang juga Kordinator Humas, melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Kumham Aceh, Selasa, 4 Oktober 2022. KPT diterima Kepala Kanwil Kumham Aceh, T. Meurah Budiman.

Suharjono dan T. Meurah Budiman tampak akrab membahas persiapan implementasi aplikasi e-Berpadu yang akan dimulai pada awal Januari 2023.

Kakanwil Kumham Aceh, T. Meurah Budiman merespons positif ajakan KPT untuk melakukan kolaborasi dan kordinasi pemberlakuan aplikasi e-Berpadu.

“Hal ini penting kita lakukan karena bagaimanapun ujung hilir dari penegakan hukum pidana adalah pada pembinaan yang dilakukan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di bawah Kanwil Kumham,” ujar KPT Banda Aceh yang baru sebulan bertugas di Aceh.

“Kami siap menandatangani kesepakatan bersama atau MoU dimaksud dan siap pula melaksanakannya,” tegas T. Meurah Budiman yang diamini para pejabatnya.

Aplikasi e-Berpadu (elektronik berkas pidana terpadu) merupakan aplikasi berbasis web terintegrasi yang digunakan untuk pengolahan dan pertukaran dokumen administrasi perkara pidana.

Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan kordinasi antaraparat penegak hukum. Fitur yang terdapat dalam e-Berpadu meliputi penyitaan, penggeledahan, perpanjangan penahanan, pelimpahan berkas perkara, izin besuk, dan permohonan pinjam pakai barang bukti.

Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat memangkas panjangnya prosedur birokrasi administrasi perkara pidana, sehingga akan dapat mewujudkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, MoU e-Berpadu antarinstitusi penegak hukum akan disepakati,” ujar Taqwaddin, Kordinator Humas PT Banda Aceh, yang juga mantan Kepala Ombudsman RI Aceh.[](ril)

Baca juga: