BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengukuhkan pengurus Forum Generasi Gemilang Antinarkoba (Gergana) periode 2017-2021, di Aula Lantai IV Balai Kota, Sabtu, 7 Oktober 2017.

Aminullah menyebutkan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia termasuk di Provinsi Aceh berada pada level mengkhawatirkan. Data dirilis 2015 oleh BNN pada 2008 tingkat penyalahgunaan narkotika diproyeksikan 1,99 persen, 2011 menjadi 2,32 persen atau setara dengan 3,8 juta jiwa pengguna.

“Angka ini kembali meningkat pada 2013 menjadi 2,56 persen, 2015 2,8 persen dan pada 2016 naik menjadi 2,9 persen atau setara dengan 5,1 juta jiwa. Tercatat 40 orang di Indonesia mati setiap hari karena narkotika,” ujarnya.

Aminullah mengajak semua elemen terus berusaha memerangi peredaran narkotika di Kota Banda Aceh. Salah satu caranya, menjaga dan mengawasi anggota keluarga masing-masing agar jangan sampai bersentuhan dengan narkotika. “Menggalakkan olahraga juga dapat menjadi salah satu cara efektif agar anak-anak kita terhindar dari pengaruh narkoba.”

Satu cara lagi yang diyakininya ampuh untuk pencegahan dan pemberantasan peredaran serta penyalahgunaan narkoba dengan penguatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Pendekatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sangat dapat diharapkan untuk mencegah meluasnya kerusakan moral bagi generasi muda karena akibat mengonsumsi narkoba,” ujar Aminullah.

Ia menambahkan, peranan pemuda sebagai salah satu elemen paling penting dalam kemasyarakatan juga sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan narkoba. “Lahirnya Gergana ini kita harapkan dapat menjadi suatu wadah anak-anak muda dalam melawan, mencegah dan mensosialisasikan bahaya narkoba, sekaligus dapat menjadi mitra pemerintah dan penegak hukum dalam mewujudkan generasi muda Banda Aceh bebas narkoba,” katanya.

Ketua Umum Gergana Banda Aceh M. Zidan Al-Hafidz Aminullah menyebutkan, “Narkoba kini sudah menyusup ke semua kalangan mulai pelajar hingga pejabat”.

“Bahaya narkoba telah menjelma menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat, karena akibat narkoba kita dapat kehilangan generasi muda sehingga hilang pula sumber daya bangsa. Kami menyatakan komitmen untuk melakukan pencegahan dini, dan pemberdayaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.[](rel)