BANDA ACEH – Ketua Komisi VI DPR Aceh T. Iskandar Daod, meminta pemerintah untuk mendata secara cermat penderita gizi buruk. Menurutnya sangat tidak pantas Aceh yang 'berduit' tapi masih ada anak-anak yang menderita gizi buruk.
“Soal kemiskinan dan anak bergizi buruk dan busung lapar harus menjadi perhatian kita semua, karena sungguh tragis bila masyarakat Aceh ada penderita gizi buruk,” kata T. Iskandar Daod di Rumah Sakit Zainal Abidin, Selasa, 9 Agustus 2016.
Iskandar Daod ke RSZA untuk menjenguk bocah penderita gizi buruk asal Bukit Meugajah, Woyla Timur, Aceh Barat yakni Juliana, 8 tahun.
Putri pasangan Hasah, 38 tahun dan Saubanah, 25 tahun, ini dirujuk dari RS Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Senin malam, 8 Agustus 2016.
“Kondisi Juliana makin baik,” kata ibunda Juliana kepada Iskandar Daod.
Untuk itu, kepada Pemerintah Aceh, Iskandar Daod menekankan agar segera melakukan pendataan penderita gizi buruk dan busung lapar, dan berharap anak-anak Aceh sehat serta berkecukupan gizi.
“Kita harapkan jangan ada lagi anak-anak Aceh kurang gizi dan mengalami busung lapar,” ujar Iskandar.
Kepada pihak rumah sakit di seluruh Aceh Iskandar juga meminta supaya memberi perawatan maksimal kepada pasien.[](ihn)

