SUBULUSSALAM – Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E mengunjungi pasien tumor tyroid masyarakat Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Siti Murni (76) saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Subulussalam.
Kunjungan itu untuk melihat kondisi Murni yang mengalami tyroid sekaligus menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada pasien tyroid tersebut. TP PKK Subulussalam menyerahkan uang tunai Rp5 juta kepada Siti Murni.
Hj. Mariani Harahap didampingi Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika Pinem dan Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe dan sejumlah pengurus PKK lainnya, Kamis, 27 Januari 2022 sekitar pukul 17:00 WIB tiba di rumah sakit. Hj. Mariani Harahap beserta rombongan juga mengunjungi pasien lainnya memberikan bantuan dana penyemangat.
Mariani Harahap mengatakan, Murni sudah lama menderita penyakit tyroid dirawat di rumah sakit kebanggaan masyarakat Sada Kata itu. Akibat keterbatasan biaya, Murni tidak bisa berobat ke Banda Aceh karena terkendala biaya kebutuhan selama berobat di Banda Aceh.
Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika Pinem mengatakan pasien dirawat di ruang bedah RSUD menderita giat tumor tyroid di bagian leher, menyebabkan keluhan sakit menelan dan susah bernafas. Pasien secepatnya dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.
“Namun terkendala biaya hidup menjalani perawatan di Banda Aceh, dia punya suami sudah meninggal lama sejak anak laki-lakinya berumur 7 tahun. Anaknya cuman satu sudah berkeluarga, punya anak satu,” kata Dewi.
Posisi anak tersebut, kata Dewi Sartika Pinem tulang punggung keluarga, Siti Murni tinggal bersama anaknya, jika dirujuk ke Banda Aceh tentu perlu biaya hidup untuk pendamping, yang menjaga Siti Murni selama di Banda Aceh.
Kedatangan istri Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang itu, menyerahkan bantuan uang tunai, bersama ibu-ibu SKPK Subulussalam. Uluran tangan dari kaum dermawan sangat diharapkan untuk membantu pasien tumor tyroid tersebut.
“Tadi ibu wali mengarahkan ibu-ibu SKPK untuk membantu Siti Murni seikhlasnya, pasien dalam waktu dekat segera dirujuk ke Banda Aceh,” ungkap Dewi Sartika Pinem.[]




