Dalam dua agenda tersebut, tim DMA sempat juga bertemu dengan Zulfikar atau yang lebih dikenal Zol Maker, salah seorang pegiat desain grafis yang tak asing didunia media digital.
Kemudian melanjutkan pertemuan dengan Bapak Zulfikar yang bertugas di salah satu instansi pemerintah Aceh, yang juga sangat antusias ketika membicarakan gagasan dan program DMA tentang inovasi dan kreatifitas bagi santri dayah.
“Lakukan setiap yang telah digagas walau hanya sekecil apapun, yang penting gagasan tersebut bisa dipahami dengan bahasa komunikasi publik,” kata Bapak Zulfikar.
Selanjutnya keduanya berkeinginan untuk turut berkonstribusi demi berjalannya gagasan dan program yang akan dilakukan oleh lembaga DMA.
Tgk. Masykur yang juga sebagai Kepala Pengembangan Media di Dayah Babussalam Al-Azizyah Jeunieb, dalam kunjungan dan pertemuan dengan ASIA dan beberapa tokoh tersebut, selain bersilaturrahmi, dukungan, saran serta ide positif itu yang sangat dibutuhkan.
“Mudah-mudahan peran DMA akan dapat menjawab persoalan tentang penyalahgunaan media sosial dengan pendampingan menggali dan mengarahkan potensi dalam mengembangkan kreatifitas dayah di bidang multimedia. Kami butuh inspirasi dan motivasi agar lembaga DMA bisa berkembang, dengan melakukan pertemuan dengan orang-orang yang telah berhasil dalam bidangnya dan itu akan sangat membantu,” harap Tgk. Masykur.[]
Pengirim: H A Salam, ST (A Sahut), Asosiasi Grafika Aceh (AGA)




