SIGLI – Sebanyak 15 pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di gedung Yayasan Mina Raya, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, melarikan diri, Kamis, 2 Maret 2023, sekira pukul 11:00 Wib.
Informasi didapatkan portalsatu.com/, Jumat, 3 Maret 2023, petugas baru mengetahui pada Jumat pagi, saat petugas UNHCR dan IOM mengecek daftar para pengungsi. Terdapat 15 orang yang terdiri 6 pria dan 9 wanita tidak ada lagi di lokasi itu.
Hal itu dibenarkan Camat Padang Tiji, Asriadi, dikonfirmasi, Jumat (3/3). “Ada 15 pengungsi yang lari dari tempat penampungan Gampong Leun Tanjong, Kecamatan Padang Tiji,” ungkapnya.
Indentitas para pengungsi yang kabur kali ini, Muhammad Ayyas (21), Anwar Sadek (19), Musharof (13), Zahidrahman (9), Muhammad Husain (19) dan Muhammad Yasin (16). Sedangkan 9 pengungsi wanita, Absah (18), Rifana (17), Sommidah (19), Aisyah (2), Nurjannah (14), Sakura Bibi (23) Harissabibi (23), Rommu (16) dan Kismatara (16).
Asriadi memperkirakan para pengungsi kabur melalui dinding kamar mandi yang berada di belakang gedung penampungan.
Sebelumnya, Selasa, 28 Februari 2023, telah kabur 9 pengungsi dari penampungan itu. Bahkan sampai saat ini belum ditemukan walau upaya pencarian terus dilakukan.
Beradasarkan data awal jumlah pengungsi etnis Rohingya yang ditampung di Pidie sebanyak 175 orang. Kabur pertama 2 orang, lalu kabur 9 orang dan kini kabur lagi 15 orang. Sedangkan 3 orang pengungsi sudah direlokasi ke Makasar. Kini sisa pengungsi di penampungan Gampong Leun Tanjong, Pidie sebanyak 146 orang.[](Zamahsari)




