LHOKSEUMAWE – Tim penjinak bom Brimob Detasemen B Jeulikat kembali mengamankan benda diduga bom rakitan sisa konflik Aceh di Gampong Panton Rayeuk Dua, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Selasa 13 Maret 2018 sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops Kompol Ahzan, Rabu 14 Maret 2018 menjelaskan, benda yang diduga bom rakitan awalnya ditemukan oleh Dedi, 36 tahun, warga setempat saat sedang memotong bambu di kebun milik Jamali pada Jumat sore 9 Maret lalu.
“Temuan itu akhirnya dilaporkan ke Sertu Bustami, Babinsa Koramil Kuta Makmur, kemudian diteruskan ke polisi, selanjutnya tim Jibom bergerak ke lokasi dan alhamdulillah berhasil diangkat dari kebun itu dan sudah berada di Mako Brimob Jeulikat,” jelas Ahzan.
Ia menambahkan berdasarkan informasi dari tim Jibom, bom rakitan itu dibuat dari pipa semen, panjang 30 cm, berat 30 Kilogram dengan diameter 20 cm.
Diawal tahun ini katanya sudah dua bom rakitan diamankan dari lingkungan masyarakat, pertama di kawasan Bandar Baro, Aceh Utara dan Kuta Makmur. Terkait bom masih aktif atau tidak, Ahzan menjelaskan masih dilakukan pemeriksaan oleh tim.
Ia kembali menghimbau warga agar waspada terhadap benda-benda yang mirip bom rakitan,jangan sentuh apalagi memindahkan benda tersebut, karena butuh keahlian khusus dan hanya boleh dilakukan oleh pihak berwenang.
“Jangan pegang, sentuh apalagi sampai memindahkan benda-benda yang dicurigai bom rakitan. Laporkan ke aparat gampong atau bisa langsung ke polisi,” pungkasnya.[]



