BANDA ACEH – Juru Bicara Partai Aceh (PA) Aceh Jaya, Aziz Muhajir, membenarkan telah terjadi pencabutan dan pembakaran bendera PA di Aceh Jaya, Kamis, 3 November 2016. Namun dia meminta kader dan simpatisan PA untuk tidak terpancing emosi.
Dia menduga sikap merusak pemilu damai tersebut dilakukan oleh salah satu tim sukses calon kepala daerah di Aceh Jaya. Menurutnya aksi itu dilakukan di beberapa gampong yang ada di Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.
“Kami menilai tindakan arogan seperti ini dapat menciptakan kegaduhan politik, padahal kemarin kita baru saja mengikuti Deklarasi Pilkada Berintegritas dan Damai yang diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Jaya,” ujarnya.
Aziz menyebutkan aksi pengrusakan tersebut merupakan potret praktek-praktek ortodoks yang dapat menciderai pesta demokrasi di Aceh Jaya. Seharusnya, kata dia, mereka dapat bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat.
“Kita menginstruksikan kepada seluruh kader untuk menahan diri dan tidak terpancing, dan jangan sekali-kali melakukan tindakan aksi balas dendam. Kita juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut perkara ini sampai tuntas,” katanya.[]


