SIGLI – Hujan deras yang mengguyur Pidie Jaya, Kamis, malam, 16 Februari 2023, mengakibatkan lima kecamatan terendam banjir luapan sungai.
Adapun kawasan terendam meliputi Kecamatan Ulim, Bandar dua, Bandar Baru, Meureudu dan Trienggadeng. Ketinggian air diperkirakan mencapai satu meter lebih. Hingga saat ini belum diketahui berapa data kerusakan dan jumlah rumah warga yang terendam.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, kepada portalsatu.com/, Jumat, 17 Februari 2023, mengatakan, banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras, Kami, kemarin merendam sejumlah wilayah di lima kecamatan.
"Ada lima kecamatan terdampak banjir luapan sungai, seperti Bandar Dua, Ulim, Meureudu, Bandar Baru dan Trienggadeng," kata Muhammad Nur.
Dia merincikan, rendaman banjir Bandar dua dan Ulim akibat luapan Sungai Jeulanga. Ketinggian air di sejumlah tempat mencapai satu meter lebih. Sedangkan untuk Meureudu, banjir akibat luapan saluran pembuang Briwueh.
Sementara untuk kawasan Trienggadeng rendaman terjadi wilayah Pangwa, setelah meluapnya sungai setempat. Demikian juga kawasan Luengputu, Bandar Baru, banjir sudah tiga kali terjadi akibat luapan sungai dalam dua bulan terakhir.
Muhammad Nur, mengaku sampai saat ini belum terkumpul data kerusakan dan rumah terendam banjir, karena masih dalam tahap pendataan. Bahkan data dari keuchik-keuchik melalui kecamatan belum dikirimkan ke pihaknya.
"Daftar kerusakan akibat banjir belum terdata hingga saat ini. Karena perugas masih melakukan pendataan di lapangan. Kita juga belum terima data dari Keuchik dan kecamatan," pungkas Kalak BPBD Pijay.(zamahsari)




