BLANGKEJEREN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues beberapa hari terakhir menyebabkan jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya longsor. Warga sekecamatan itu dilaporkan masih “terkurung” hingga sekarang, tidak bisa menuju pusat kabupaten atau dari ibu kota kabupaten menuju Tripe Jaya.
Amin Tujung, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gayo Lues, Senin, 4 Januari 2021, mengatakan ada beberapa titik jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya mengalami longsor. Namun, terparah di daerah Pulo Gelime, longsor mencapai 30 meter.
“Longsor di Tripe Jaya terjadi sejak Minggu, 3 Januari 2021 kemarin, sampai sekarang masih belum bisa dilintasi kendaraan. Kami dari Dinas PUPR sudah berupaya semaksimal mungkin membersihkan tanah longsoranya, namun belum selesai hingga sekarang,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Menurut Amin Tujung, ketika terjadi longsor hari Minggu, pihaknya langsung menurunkan satu alat berat melakukan pembersihan material. Tak berselang lama, material dari gunung kembali turun lantaran curah hujan sangat tinggi. Sampai sekarang, alat berat masih bekerja di lokasi longsor.
“Hari ini kami turunkan lagi satu unit alat berat ke lokasi longsor, supaya akses jalan bisa normal lagi. Mudah-mudahan dua unit alat berat yang bekerja di lokasi bisa mempercepat penanganan longsor, sehingga nanti sore kendaraan sudah bisa melintas,” jelasnya.
Termasuk hari ini, akses jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya lumpuh total selama dua hari satu malam. Warga yang hendak menuju tempat wisata air Terjun Rerebe dan Kolam Biru harus berbalik arah lantaran tanah longsor masih terus turun ke badan jalan meskipun sudah dibersihkan.[]



