BANDA ACEH – Sebanyak 15 mahasiswa jurusan Ilmu Politik FISIP Unsyiah akan melaksanakan magang di Partai Aceh. Magang ini dimaksud untuk mendapatkan pendidikan politik dan implementasinya selama kurang lebih dua bulan ke depan.

Kelima belas mahasiswa tersebut diantar langsung oleh Dekan FISIP Unsyiah, Dr. Syarifuddin Hasyim S.H., M.Hum yang saat itu juga menandatangani kesepakatan dengan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar, Kamis, 24 November 2016.

“Tujuan kerjasama ini adalah untuk perkembangan ilmu politik. Jadi mahasiswa tak hanya diajarkan teori, tapi juga implementasinya,” ucap Syarifuddin yang ditemui portalsatu.com usai menandatangani kesepakatan dengan DPA PA di kantor Pusat PA Lueng Bata, Banda Aceh.

Ia berharap PA sebagai partai lokal Aceh dapat memberikan konstribusi politik, berupa pendidikan politik terhadap mahasiswa. Ia juga berharap mahasiswa dapat menyerap ilmu implementasi teori politik dari partai lokal ini.

Wakil Ketua DPA PA, Kamaruddin Abubakar, yang menerima langsung rombongan tersebut mengatakan pihaknya akan memberikan pendidikan politik yang terbaik kepada mahasiswa, yang sedang melaksanakan magang tersebut.

“Politik memang penting. Nanti akan kita berikan pendidikan politik kepada mereka, dan akan kita suruh bidang pendidikan untuk mengayomi mahasiswa ini,” kata dia.

Ia mengatakan tak akan memaksa mahasiswa yang magang tersebut untuk menjadi kader Partai Aceh. Akan tetapi pihaknya akan menerima dengan tangan terbuka jika memang ada yang ingin menjadi kader Partai Aceh.

“Kalau mau jadi kader, ya kita terbuka. Apalagi saat ini parlok yang tinggal hanya PA, sedangkan PNA kan tidak lulus sensor lagi,” kata dia.

Tak hanya Partai Aceh

Dekan FISIP Unsyiah mengatakan kerjasama lembaga pendidikan tersebut dilakukan tidak hanya dengan Partai Aceh saja. Namun, FISIP Unsyiah juga bakal menitip anak asuhnya ke beberapa partai politik lainnya yang ada di Aceh. Pun demikian, dalam hal ini PA menjadi partai yang pertama ditempatkan peserta magang dari fakultas tersebut.

“Kerjasama ini bukan hanya dengan Partai Aceh tapi juga akan kita bangun dengan partai lain tapi untuk tahun ini dengan Partai Aceh dulu,” kata dia.[]