Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsMahasiswa FKep USK...

Mahasiswa FKep USK Kampanyekan Edukasi Pencegahan DBD di Banda Aceh

BANDA ACEH – Hujan deras hingga banjir yang melanda Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu membuat masyarakat cukup resah. Peristiwa ini menyebabkan masyarakat sulit untuk beraktivitas dan rentan terkena penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini dapat terjadi akibat banyaknya genangan air yang berpotensi menjadi tempat pengembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue.

Berdasarkan permasalahan itu, Tim PKM-PM Universitas Syiah Kuala (USK) diketuai Cut Aura, M.P., dan empat anggota timnya berasal dari Fakultas Keperawatan (FKep) USK Angkatan 2018, yaitu Desya Amalia F., Puteri Sarah R., Rilla Ernita K.P., dan Syarifah Riskiatul U., dibimbing dosen FKep USK, Ns. Asniar, M.Kep., Sp.Kom., Ph.D., mengangkat program berbasis komunitas yang berisikan pendidikan kesehatan, kampanye pencegahan DBD, lomba rumah sehat aman DBD, dan grup edukasi (PEKARU GRUP) untuk membantu mencegah terjadinya kasus DBD di Kota Banda Aceh, khususnya di Kecamatan Jaya Baru yang pada tahun 2020 memiliki jumlah kasus DBD tertinggi di Banda Aceh.

PEKARU GRUP dilakukan di Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, dan melibatkan 20 sasaran masyarakat mitra sebagai perwakilan dari dua dusun di gampong ini. Tim PKM-PM turut membentuk PANTASTIK (Pasukan Pemberantas Jentik) yang terdiri dari lima kader kesehatan gampong sebagai penggerak yang memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam praktik pencegahan DBD dan dapat melanjutkan kegiatan setelah program selesai. PANTASTIK juga telah dilantik secara resmi oleh Aidil Azhari selaku Keuchik Geuceu Meunara pada 10 Juli 2021.

PEKARU GRUP merupakan realisasi dari program PKM-PM berjudul “Pencegahan DBD Dengan Community-Based Participative Approach di Desa Geuceu Meunara Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh”, yang dilakukan sekitar tiga bulan. Kegiatan dilakukan secara daring dan luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Program PKM-PM dibuka dengan pelaksanaan Lokakarya Mini Perencanaan pada 2 Juli 2021 secara luring. Kegiatan ini dihadiri Camat Jaya Baru, Kepala Puskesmas Kecamatan Jaya Baru, Keuchik Geuceu Meunara, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Tuha Peut Gampong serta kader PANTASTIK dan perangkat desa lainnya.

“Program-program dalam kegiatan ini sangat bagus, saya pribadi sangat mengapresiasi kegiatan yang akan dilakukan oleh Tim PKM-PM dan saya yakin masyarakat sekitar akan menerima kegiatan ini secara terbuka dengan antusiasme yang tinggi. Harapan saya ilmu yang didapat masyarakat dapat terus diterapkan walaupun kegiatan ini telah usai,” kata Camat Jaya Baru, T.M. Syukri Warhdana, Selasa, 24 Agustus 2021.

Ketua Tim, Cut Aura, mengatakan kegiatan selanjutnya adalah pembekalan PANTASTIK yang dilakukan secara daring melalui Zoom meeting untuk memberikan penyuluhan terkait DBD dan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan ovitrap, yaitu alat untuk menangkap dan memusnahkan larva nyamuk dengan menggunakan botol bekas sebagai pemanfaatan limbah padat yang terdapat di Gampong Geuceu Meunara pada 10 Juli 2021 secara luring.

Selanjutnya, kegiatan pendidikan kesehatan pada kelompok binaan terkait DBD dan pencegahannya yang dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan dalam kurun waktu tiga minggu.

“Kegiatan ini dilakukan secara luring dan dibagi menjadi dua sesi untuk mencegah kerumunan pada satu ruangan. Pada awal penyuluhan, kelompok mengisi angket pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap DBD. Kegiatan ini dilanjutkan dengan Grup Edukasi, di mana tim mengajarkan pembuatan ovitrap kepada kelompok binaan,” kata Aura.

Pada 1 Agustus 2021, kampanye pencegahan DBD dilakukan dengan membagikan 75 dengue prevention kit yang berisikan leaflet, lotion antinyamuk dan bubuk abate, disertai dengan edukasi singkat oleh PANTASTIK dan tanya jawab dari masyarakat.

“Terakhir adalah lomba rumah sehat yang menilai rumah-rumah dari kelompok binaan, juri yang dilibatkan berasal dari Puskesmas Jaya Baru, aparat Gampong Geuceu Meunara, dan PANTASTIK serta didampingi oleh tim dan dosen pembimbing. Kegiatan ini diakhiri dengan pengisian post-test untuk menilai pengetahuan akhir mereka setelah dilakukannya program PEKARU GRUP,” ujar Aura.

Tim PKM-PM berserta dosen pembimbing berharap melalui kegiatan ini tingkat pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait DBD dapat meningkat, sehingga terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat dan aman dari perkembangan nyamuk, serta dapat mencegah terjadinya kasus DBD di Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.[](ril)

Baca juga: