BANDA ACEH – Aliansi Mahasiswa Unsyiah menuntut pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dikelola secara mandiri oleh Aceh. Hal ini disampaikan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor Gubernur Aceh dan di depan Sekretariat DPRA, Rabu 26 April 207. 

Dalam aksinya, massa juga meminta presiden merevisi PP Nomor 5/2017 yang menyebutkan KEK Arun dikelola oleh Konsorsium BUMN. 

“Kami mahasiswa Aceh optimis KEK Arun bisa dikelola oleh Aceh sendiri,” kata Amirul Mukminin selaku Koordinator Lapangan (Korlap) tersebut kepada media. 

Mereka menilai pengelolaan KEK Arun di bawah konsorsium BUMN sama sekali tidak menguntungkan rakyat Aceh. Sementara jika KEK Arun dikelola oleh Aceh, maka tak menutup kemungkinan pihak luar turut berinvestasi di sana. 

“Kalau pengelolaannya orang Aceh tidak menutup kemungkinan pihak lain untuk investasi,” kata dia.[]