LHOKSEUMAWE – Puluhan mahasiswa Aceh Utara juga melakukan unjuk rasa (berdemo) di kantor Bea dan Cukai, Rabu, 20 Januari 2016 sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi ini lanjutan dari demo sebelumnya pagi tadi di depan kantor Bupati Aceh Utara, Lhokseumawe.
Setelah bubar dari kantor bupati, kami para pendemo kemudian bergerak ke kantor Bea dan Cukai Lhokseumawe untuk melakukan aksi yang sama, kata Fakhrur razi, koordinator aksi tersebut.
Pantauan Portalsatu.com, puluhan menit berorasi, para pendemo tidak juga disambut oleh kepala Bea dan Cukai. Mahasiswa secara bergantian terus melakukan orasinya di depan kantor Bea dan Cukai dan dijaga oleh puluhan personil Polres Lhokseumawe.
Kami Mahasiswa menuding ada mafia yang bermain di pelabuhan tersebut. Kami meminta pihak Bea dan Cukai untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menghambat proses izin ekspor – impor di pelabuhan Krueng Geukuh, ujar Fakhrur.[](tyb)


