BANDA ACEH – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Jamaludin, S.E., M.M., berharap Pemerintah Aceh segera memublikasikan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2020. Pasalnya, isi dokumen tersebut belum diketahui publik sejak APBA 2020 ditetapkan pada September 2019.
Jamaludin yang kini menjadi dosen Ilmu Manajemen Universitas Teknologi Nusantara, Cilegon, juga berharap realisasi APBA 2020 dipercepat dan terlaksana dengan target maksimal, tanpa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SILPA. Jika sampai SILPA lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, imbuh Jamaludin, bisa-bisa Pemerintah Aceh rugi.
“Saya yakin eksekutif dan legislatif ialah orang-orang terpilih, diperintah oleh undang-undang untuk mengakomodir kebutuhan rakyat,” kata Jamaludin kepada portalsatu.com, Kamis, 2 Januari 2020.
Selain itu, Jamaludin mengingatkan, antara Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan perangkat daerah dapat saling berkolaborasi, menyinkronkan persepsi dalam melaksanakan undang-undang agar kemakmuran rakyat terpenuhi. Ia pun meminta segala perseteruan dan ego politik di internal Pemerintah Aceh ditekan, di satu sisi, menahan nafsu untuk menelurkan kebijakan-kebijakan yang tidak populis, seperti membeli pesawat terbang, yang mencuat baru-baru ini.
“Saya berharap Plt. (Gubernur Aceh) jangan keburu nafsu untuk membeli pesawat. Aceh sangat membutuhkah sektor rill pertumbuhan ekonomi, mengingat dana otonomi khusus sudah diambang selesai,” ujar Jamaludin.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menjawab portalsatu.com, 31 Desember 2019, mengatakan dokumen APBA 2020 sedang dalam proses untuk dipublikasikan. Dokumen tersebut akan diunggah ke laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Aceh.
“… Insya Allah segera bisa diakses sebagai informasi publik,” jawab Saifullah Abdulgani.[]



