TAKENGON – Wakil Gubernur Aceh H. Muzakkir Manaf meminta masyarakat di perbatasan Aceh Tengah-Bener Meriah-Bireun dan Pidie Jaya, secara bersama-sama melindungi gajah. Hal ini diharapkan dapat mengakhiri konflik antara manusia dengan mamalia terbesar di Bumi tersebut.

“Gajah itu ada akal dan pikiran. Kalau kita aniaya mereka, maka mereka juga akan menganiaya kita,” kata Wagub Aceh kepada portalsatu.com saat berkunjung ke Takengon, Sabtu, 12 Maret 2016.

Disinggung mengenai pembangunan Conservation Response Units (CRU) di Bener Meriah, Mualem mengaku akan segera mengambil langkah penanganan konkrit.

“Soal CRU akan saya cari solusi nanti dengan dinas dan pihak terkait,” katanya.

Menurutnya hal terpenting adalah manusia tidak merusak habitat po meurah dan juga tidak memburu gadingnya.

“Jangankan kita aniaya, kita berbicara kasar saja gajah bisa marah,” ujarnya.[](bna)