Jumat, Juli 19, 2024

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...
BerandaMaTA Desak Wali...

MaTA Desak Wali Kota Lhokseumawe Copot Dasni dari Jabatan Sekda

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mencopot Dasni Yuzar dari jabatan Sekda. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan hukuman kepada Dasni dalam perkara korupsi dana Yayasan Cakradonya bersumber dari APBA 2010.

“Ini penting, selain membersihkan pemerintahan dari oknum pelaku tindak pidana korupsi, juga menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memberantas korupsi,” kata Koordinator Bidang Monitoring Peradilan MaTA Baihaqi melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Kamis, 19 Mei 2016.

MaTA menilai ketika adanya terpidana korupsi dalam jajaran pemerintah memberi sinyal kepada publik bahwa Wali Kota Lhokseumawe patut diduga ada konflik kepentingan dengan terpidana.

“Dan seandainya dalam waktu dekat, wali kota tidak mencopot dan tetap menpertahankan Dasni Yuzar sebagai Sekda, MaTA akan mengkampanyekan bahwa wali kota saat ini bukan orang yang tepat untuk melawan korupsi,” ujar Baihaqi.

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung dilaporkan mengabulkan permohonan kasasi perkara korupsi dana hibah diterima Yayasan Cakra Donya Lhokseumawe dari APBA 2010 Rp1 miliar dengan terdakwa Dasni Yuzar.

Berdasarkan informasi perkara Mahkamah Agung (MA) RI dilansir laman resmi MA, perkara dengan nomor register 2481 K/PID.SUS/2015 itu masuk ke MA pada 7 Oktober 2015. Adapun pemohon kasasi adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan termohon/terdakwa H. Dasni Yuzar, S.H., M.M. 

Perkara tersebut ditangani majelis hakim MA Prof. Abdul Latief, S.H., M.H., H. Syamsul Rakan Chaniago, S.H., M.H., dan Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., dan diputus pada 2 Mei 2016 dengan amar putusan kabul kasasi. (Baca: Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Perkara Dasni)[] (idg)

Baca juga: