Kamis, Juli 25, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita AcehMATA Minta Kejaksaan...

MATA Minta Kejaksaan Periksa KIP Aceh Utara Terkait Kasus Uang Operasional PPS

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta Kejaksaan memeriksa pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara terkait kasus uang operasional PPS jatah Maret 2024. Pasalnya, sampai saat ini para ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Meurah Mulia yang telah bertugas pada Pemilu 2024 belum menerima uang operasional Maret.

Total uang operasional belum disalurkan KIP Aceh Utara diperkirakan Rp100 juta untuk 50 ketua PPS di Kecamatan Meurah Mulia atau Rp2 juta/ketua. Informasi diperoleh MaTA, kasus sama dialami ketua PPS di 24 gampong dalam Kecamatan Muara Batu. Total dana operasional PPS sekitar Rp48 juta belum diberikan.

Koordinator MaTA, Alfian, dalam keterangannya, Senin, 8 Juli 2024, malam, mengatakan jika memang KIP Aceh Utara telah melakukan proses Cash Management System (CMS) BSI ke seluruh rekening operasional PPS, maka tunjukkan buktinya ke publik. “Karena kalau secara logika sehat, apabila uang sudah ditransfer itu tidak mungkin tidak masuk, lagi pula ini sudah sangat lama,” ujarnya.

Soal pernyataan pihak KIP meminta PPS segera melapor kalau uang operasional Maret belum masuk ke rekening, menurut Alfian, “Saya yakin PPS tidak berani melaporkan hal itu”.

“Sekarang paling penting KIP bisa menunjukkan ke publik bukti transfer yang sudah dilakukan ke rekening PPS. Menurut hemat kami bukti transfer itu bisa dipublikasikan, ini bagian dari transparansi, karena itu sudah dianggap bermasalah,” kata Alfian.

Alfian menilai dalam konteks bank tidak logis kalau sudah beberapa bulan pemilu selesai, uang operasional PPS yang ditransfer tidak masuk ke rekening. “Yang logis adalah itu memang belum ditransfer,” ungkapnya.

“Makanya perlu pembuktian dari KIP Aceh Utara bahwa mereka sudah melakukan proses transfer. Karena tidak mungkin kendala proses hingga membutuhkan waktu berbulan-bulan. Kenapa untuk kecamatan lain tidak muncul persoalan seperti itu, sedangkan di Kecamatan Meurah Mulia yang dananya mencapai Rp100 juta terhambat sampai sekarang. Ini patut dipertanyakan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja,” tegas Alfian.

Alfian melihat hal itu sebagai kasus. Menurutnya, ada potensi tindak pidana korupsi terhadap uang operasional atau hak-hak PPS Pemilu 2024 yang sudah berlalu. Oleh karena itu, MaTA meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara melakukan proses penyelidikan dan penyidikan untuk memastikan apakah dana tersebut telah ditransfer atau tidak.

“Karena ini menyangkut dana jumlah besar, kita tidak hanya melihat di beberapa kecamatan saja. Kita meyakini bahwa 27 kecamatan yang ada di Aceh Utara pasti mengalami hal yang sama. Makanya saya bilang ini adalah uang besar,” ungkap Alfian.

Menurut Alfian, seandainya persoalan uang operasional Maret yang belum diterima PPS itu tidak diungkapkan ke publik, pihaknya menilai dana tersebut berpotensi akan digelapkan. Sehingga diharapkan kepada Kejari melakukan proses penyelidikan dan penyidikan. “Ini penting, karena itu bukan delik aduan,” ucapnya.

“Dan, ini juga bagian menguji apakah pihak KIP sudah mentransfer atau tidak. Kalau tidak, berarti uang operasional PPS itu potensi digelapkan, sehingga murni menjadi tindak pidana korupsi. Publik patut mempertanyakan, karena dana tersebut bersumber dari APBN. Makanya pihak penegak hukum perlu menelusuri, ada apa di KIP Aceh Utara,” pungkas Alfian.

Baca juga: Mantan PPS Ungkap KIP Aceh Utara Belum Salurkan Uang Operasional Maret, Totalnya Rp100 Juta?.[](nsy)

Baca juga: