BANDA ACEH — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan sembilan Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di Provinsi Aceh, Rabu, 28 Februari 2018. Gedung tersebut dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2017.

Peresmian dipusatkan di Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh bersamaan dengan peresmian gedung baru Fakultas Ekonomi Islam dan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry. Disaksikan Kakanwil Kemenag Aceh, H. M. Daud Pakeh dan Rektor UIN Ar Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim, serta sivitas akademika perguruan tinggi negeri tersebut.

Sembilan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA yang diresmikan itu terletak di KUA Peudada Bireuen, KUA Jangka Bireuen, KUA Samalanga Bireuen, KUA Setia Aceh Barat Daya, KUA Kuala Pesisir Nagan Raya, KUA Peunaron Aceh Timur, KUA Julok  Aceh Timur, KUA Serbajadi Aceh Timur, dan KUA Gajah Putih Bener Meriah.

Lukman Hakim Saifuddin berharap dengan adanya gedung baru KUA Kecamatan yang lebih layak juga ada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, total sudah lebih dari 850 Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan di seluruh Indonesia yang memiliki sarana prasarana baru seiring dilakukannya pembangunan melalui skema pembiayaan SBSN.

“Revitalisasi KUA sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Ratusan KUA di Indonesia kini memiliki gedung Balai Nikah dan Manasik Haji yang representatif sebagai tempat layanan, maka gedung tersebut dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Menag.

Selain itu, Menag Lukman Hakim juga berharap dengan diresmikan dua gedung baru UIN Ar-Raniry dapat menambah daya dukung kampus UIN Ar Raniry, sehingga mampu mengakomodasi minat generasi muda Aceh melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi Islam.

Sementara Kakanwil Kemenag, Daud Pakeh, menyampaikan terimakasih kepada Menteri Agama yang telah memberikan perhatian khusus kepada Aceh,  baik untuk pembangunan gedung STAIN, IAIN dan UIN juga untuk pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

“Dari 272 KUA Kecamatan Definitif yang ada di Aceh, Alhamdulillah telah dibangun dengan SBSN 13 Gedung KUA, dan pada tahun 2018 ini bapak menteri kembali memberikan perhatian untuk pembangunan 7 Unit KUA Kecamatan melalui SBSN,” ujar Daud Pakeh.[]