Seiring dengan perkembangan teknologi, cukup banyak kata baru yang muncul dan digunakan secara aktif oleh masyarakat. Sebut saja kata meme misalnya. Kata ini tergolong cukup populer penggunaannya, terutama oleh warga net.
Meme punya arti yang terkait viral (baca “Mengenal Viral), tapi sebenarnya berbeda. Di Indonesia kata meme sering digunakan untuk menyebut guyon visual yang berisi gambar dan tulisan. Menurut catatan Etymologi Dictionary, istilah ini pertama kali digunakan ahli biologi evolusi Richard Dawkins dalam buku The Selfish Gene untuk menyebut perilaku meniru.
Dalam konteks itu meme digunakan untuk menyebut gejala ketika subjek tertentu mengimitiasi (meniru) sifat, perilaku, dan tindakan subjek lain. Kata meme itu sendiri diambil dari bahasa Yunani “mimeisthai” yang sudah ada sejak abad 15. Dalam bahasa Inggris, terjemahan yang paling dekat adalah “to imitate”.
Dalam konteks kekinian, Ice Bucket Challangge dan Manequin Challenge adalah meme. Tindakan itu awalnya hanya dilakukan satu dua orang. Namun karena sebab tertentu, tindakan itu ditiru oleh banyak orang lain. Begitu pula “Om Telolet Om”. Kegiatan yang awalnya hanya dilakukan segelintir anak-anak di Ngabul, Jepara, mendadak ditiru oleh banyak orang. Penekannya pada peniruan, bukan penyebaran.[]
Sumber:portalsemarang.com


