SUBULUSSALAM – Bahagia Maha, Anggota DPRK Subulussalam mengaku gerah dengan pernyataan politikus Partai Hanura MZA Ridho Bancin yang menjurus ke pribadi menyebut Bahagia Maha kekanak-kanakan dan pembangun opini publik yang sesat.
Dia menyayangkan cara MZA Ridho Bancin merespons terkait rapat pembentukan fraksi di Banda Aceh, malah mengarah ke personal. Sejatinya, kata Bahagia Maha, sebagai politikus muda tamatan S2 lebih santun dan beretika dalam menyampaikan pendapat.
Menurut dia, cara komunikasi politik yang disampaikan Ridho Bancin lari dari konteks dan menyerang pribadi seseorang justru menunjukan dirinya sendiri masih berpikir seperti kanak-kanak.
“Omongan saudara itu seperti aktivis, bukan omongan politisi,” kata Bahagia Maha dalam siaran pers dikirim kepada portalsatu.com, Sabtu, 27 September 2019, malam, menanggapi pernyataan MZA Ridho Bancin di berita sebelumnya.
Bahagia Maha menilai pernyataan rekannya itu telah menyelepekan dirinya, bersama Samiun anggota dewan dari PNA yang juga sama-sama dipilih oleh rakyat dari dapil yang berbeda. Bahagia Maha bersama Samiun sebelumnya penyampaikan pernyataan terkait rapat pembentukan fraksi usai acara orientasi, yang akhirnya menjadi polemik.
“Artinya saudara Ridho juga menyepelekan pemilih kami. Kita di sini sama-sama dipilih oleh rakyat dan untuk rakyat,” ucap Bahagia Maha.[]


