YOGYAKARTA – Peringatan Milad ke-27 Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) ditandai dengan peresmikan Gedung Sekretariat MER-C Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau sering disebut Jogja di Nusupan RT 01, Trihanggo, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Keberadaan gedung baru diharapkan dapat memperkuat kapasitas MER-C Yogyakarta dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan. Peran tersebut mencakup penanganan kondisi darurat bencana hingga pelayanan kesehatan rutin bagi masyarakat.

Gedung Sekretariat MER-C Yogyakarta diresmikan langsung oleh Ketua Presidium MER-C Indonesia Dr. dr. Hadiki Habib, Sp.PD., Sp.EM., didampingi dr. Taufik Nugroho, Sp.B, FINAC., selaku Ketua MER-C Yogyakarta.

Dalam sambutannya Hadiki berharap MER-C Yogyakarta dapat mengembangkan program kemanusiaan baru dengan memanfaatkan kekuatan relawan di daerah tersebut. Berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga lain juga dipertahankan untuk memperluas jangkauan respons kemanusiaan.

Acara peresmian turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan yang dijalankan MER-C Yogyakarta.

Sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga yang hadir di antaranya Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustaz Abdul Rohim Ba’asyir.

Dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah DIY hadir dr. Heri Setyanto, SP. B, FINACS. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman diwakili Wildan Solichin, S.I.P., M.T., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman.

Perwakilan Dinas Kesehatan DIY yang hadir yakni drg. Muchammad Lutfi Huzaini, M.Kes., AAK. Selain itu, acara juga dihadiri para mitra dan relawan MER-C dari berbagai daerah.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) telah aktif melakukan kegiatan di berbagai daerah bencana dan konflik serta layanan kesehatan bagi masyarakat umum selama 27. MER-C yang telah menjalankan lebih dari 500 misi kemanusiaan yang mencakup berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua, serta wilayah konflik dan bencana di luar negeri seperti Gaza, Myanmar-Rohingya, dan Afghanistan.

Untuk respons bencana, misi juga dilakukan di Nepal, Filipina Selatan, Iran, serta sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satu respons terbaru untuk Indonesia adalah penanganan Bencana Hidrometeorologi Sumatera dan NTT.

“Sudah sepantasnya MER-C mempunyai kantor di beberapa cabang yang ada, sehingga akan memudahkan bagi para relawan untuk melakukan koordinasi, komunikasi dalam melakukan berbagai aktivitas kemanusian,” kata Ira Hadiati, Koordinator MER-C Aceh yang berkesempatan hadir pada acara tersebut.

Selain menjadi sekretariat, gedung tersebut juga difungsikan sebagai layanan kesehatan berupa klinik pratama yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan misi organisasi dalam situasi darurat maupun kegiatan pelayanan yang berlangsung secara rutin.[]