BANDA ACEH – Koordinator Pusat Mahasiswa Peduli Perdamaian Aceh (M@PPA), Azwar AG, menilai pelantikan Gubernur Irwandi merupakan konsolidasi awal persatuan masyarakat Aceh. Dia menyebutkan hal terpenting saat ini adalah mendorong persatuan masyarakat Aceh.
“Pasca pilkada yang harus segera kita dorong adalah persatuan masyarakat untuk, mencapai stabilitas pembangunan. Perbedaan lumrah dalam politik, asal tidak merusak persatuan,” kata Azwar, Rabu, 5 Juli 2017.
Menurutnya, Aceh yang sudah berdamai dengan Indonesia selama 12 tahun harus segera bangkit mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. Di sisi lain, para pihak juga diminta untuk menyelesaikan semua poin-poin perjanjian damai yang masih tersisa.
“Ini adalah harapan masyarakat Aceh di bawah otonomi pasca perdamaian. Kebebasan yang diberikan untuk mengatur diri sendiri harus dimanfaatkan oleh Pemerintah Aceh, jika tidak maka kita sama dengan provinsi lain di Indonesia,” kata Azwar.
M@PPA menyebutkan, persoalan KKR juga harus segera diselesaikan. Menurut Azwar, masih banyak sengketa perdamaian yang belum selesai. Pemerintah juga diminta mengoptimalkan peran dan fungsi lembaga KKR Aceh.
“Pembentukan Tim RPJM oleh Irwandi sangat kami apresiasi, kami menyambutnya dengan positif selama apa yang dirumuskan sesuai dengan harapan, cita-cita dan semangat perdamaian. Kami akan terus mengawal pemerintahan ini sampai tuntas dan siap bersinergi untuk hal positif terutama persatuan masyarakat Aceh,” kata Azwar AG.[]


