SIGLI – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh H. Muzakir Manaf didampingi Wakil Ketua KPA/PA Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak melakukan serangkaian silarurahmi dengan warga Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Selasa, 17 Januari 2017.

Selain Abu Razak, Mualem nama akrab H. Muzakir Manaf, juga didampingi Juru Bicara DPA PA Suadi Sulaiman alias Adi Laweung, Ketua DPW PA Pidie H. Sarjani Abdullah yang merupakan  calon Bupati Pidie berpasangan dengan M. Iriawan, S.E., Ketua KPA Pidie Tgk. Muhammad, dan sejumlah pengurus KPA dan PA serta para pimpinan partai politik pendukung dalam Kabupaten Pidie.

Dalam sambutannya Mualem mengingatkan kembali beberapa moment penting perjuangan Aceh yang ada di kawasan Kembang Tanjong, khususnya di Pasi Lhok yang juga lokasi yang dilaksanakan acara pengukuhan tim pemenangan PA hari ini.

Adapun moment yang dimaksud mantan Panglima GAM itu antara lain kawasan ini merupakan pintu keluar masuk para pejuang Aceh saat dilanda konflik puluhan tahun lalu. Sehingga, kata Mualem, Kampung Pasi Lhok bisa dikatakan sebagai “kampung perjuangan”. 

Dengan demikian, Mualem berharap pada seluruh masyarakat di Kembang Tanjong dan Pasi Lhok untuk melanjutkan perjuangan Aceh secara berkesinambungan melalui partai politik lokal yaitu PA.

Mualem yang merupakan Cagub Aceh juga menyampaikan beberapa program kerja. Jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Aceh bersama TA.Khalid calon wakilnya, akan melaksanakan penerapan syariat Islam secara kaffah berdasarkan ahlus sunnah wal jama'ah bermazhab Imam Syafii RA.

Wakil Gubernur Aceh nonaktif ini juga menyampaikan akan menagih berbagai janji perdamaian yang sampai hari ini belum dilepaskan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Aceh sejak perdamaian ditandatanggani antara Pemerintah RI dengan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki sejak tahun 2005 lalu. 

Dalam siaran pers disebutkan, penagihan janji perdamaian Aceh tidak akan pernah dilakukan oleh kandidat calon yang lain, kecuali dari PA. Apalagi, kata Mualem, PA adalah partai yang lahir dari perjuangan Aceh dan menjadi bagian jembatan bagi kita untuk menagih keseluruhan substansi perdamaian.[](rel)