BANDA ACEH – Kandidat calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) mengharapkan kepada kompetitor untuk tidak takut pada hal yang belum jelas.
“Tanyoe bek yoe keu maop,” kata Mualem saat menjumpai wartawan di ruang Media Center KIP Aceh, usai mendaftarkan diri untuk maju dalam pilkada 2017 mendatang, Kamis, 22 September 2016.
Hal tersebut disampaikannya terkait wacana penambahan jumlah pasukan keamanan dari Jakarta yang diminta pihak tertentu termasuk salah satu kandidat calon gubernur di Aceh. Mualem mengatakan Aceh saat ini sudah kondusif, dan penambahan pasukan dari Mabes Polri atau Mabes TNI hanya akan membangun citra Aceh yang terkesan belum aman.
“Aceh saat ini sudah sangat kondusif. Dengan mendatangkan pasukan BKO, maka orang luar akan melihat bahwa Aceh belum aman,” kata Mualem.
Mualem mengatakan semua kandidat calon Gubernur Aceh harus memiliki mental juara dan tidak takut terhadap hal yang belum jelas. Ia pun menyarankan bagi paslon yang tidak siap untuk mundur saja dari pentas pilkada.
“Kalau takut kalah jangan calonkan diri. Lebih baik mundur saja,” kata Mualem.
Hari ini pasangan kandidat calon Gubernur Aceh Muzakir Manaf-TA Khalid resmi mendaftar ke KIP Aceh untuk bertarung dalam pilkada 2017 mendatang. Pasangan tersebut tiba di KIP pada 22 September 2016 pukul 10.30 WIB.[](bna)



