BANDA ACEH – Wakil Ketua KPA Pusat/DPA Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar, dipilih sebagai Ketua Tim Pemenangan H. Muzakir Manaf-TA Khalid. Keputusan ini merupakan hasil rapat yang berlangsung di Aula Rapat Kantor DPA Partai Aceh, di Jalan Dr. MR. T. Mohd. Hasan, Luengbata, Banda Aceh, Senin, 5 September 2016 malam.

Rapat terpilihnya Abu Razak langsung dipimpin oleh Ketua KPA/DPA-PA H. Muzakir Manaf.
Selain Abu Razak, Mualem juga menunjuk Juru Bicara KPA Pusat, yang juga Ketua DPW Partai Aceh Kota Banda Aceh, Mukhlis Abee, dan Tgk. H. Muharruddin M. Harun, S.Sos.I masing-masing sebagai Ketua II dan III.

Dalam arahan singkat, Mualem menyampaikan, semua anggota KPA dan Pengurus Partai Aceh harus kompak dalam menghadapi perhelatan kompetisi pilkada 2017 mendatang. Begitu juga seluruh kader Partai Aceh yang saat menduduki posisi sebagai kepala pemerintahan di kabupaten/kota serta anggota legislatif dari Fraksi Partai Aceh agar bekerja keras, baik di tingkat DPR Aceh maupun DPR kabupaten/kota.

“Semua lini harus kita kuasai, jangan lengah sedikit pun. Apalagi pilkada tahun 2017 juga dilaksanakan secara serentak di 20 kabupaten/kota seluruh Aceh,” kata Mualem.

Abu Razak yang mendapat kepercayaan menjadi ketua tim pemenangan mengaku siap melaksanakan tugasnya yang telah diperintahkan oleh pimpinan KPA dan pimpinan partai. 

“Tentunya, keberhasilan kita dalam memenangkan pasangan H. Muzakir Manaf-Ir. HT. A. Khalid, MM, di pilkada 2017 mendatang hanya ada pada kekompakan barisan kita sampai ke tingkat pelosok gampong-gampong di seluruh Aceh,” ujarnya. 

Rapat yang dipandu oleh Juru Bicara DPA Partai Aceh itu juga dihadiri oleh calon Wakil Gubernur Ir. HT. A. Khalid, MM, para pengurus harian Partai Aceh seperti Tgk. Hasanuddin bin Sabon, Dr. Mariati, SH, Tgk. Sulaiman, SE, MSP, Haspiana Hanafiah, SE, Koordinator Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) Marzuki AR alias Win Rimba Raya, Ketua DPW-PA Pidie H. Sarjani Abdullah, Ketua DPW-PA Pidie Jaya H. Aiyub Abbas, Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kautsar, SHI, perwakilan MUNA dan Putroe Aceh serta sejumlah anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh.[](bna)