IDI RAYEK – Iskandar (48), nelayan asal Dusun Ujong Blang, Gampong Paya Bujok Beuramoe, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, meninggal dunia di laut usai makan sahur. Iskandar ditemukan tidak bernyawa di atas rumah boat, tempat ia istirahat setelah sahur.

Kapolsek Idi Rayek AKP Ildani Ilyas, S.H., mengungkapkan, pada Selasa, 5 Mei 2020, sekitar pukul 07.00 WIB, pawang boat KM Supra Baru, Maidin S., membuat laporan ke Kantor Satpol Airud Polres Aceh Timur tentang meninggalnya Iskandar.

Kemudian diperoleh keterangan dari saksi mata, yang juga teman Iskandar, yakni  Abu Bakar (45), nelayan, warga Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Idi Rayek, dan Saiful (33), nelayan, warga Desa Seunebok Rambong, Kecamatan Idi Rayek, Kabupaten Aceh Timur, bahwa Iskandar setelah selesai makan sahur pada pukul 01.30 WIB istirahat di atas rumah boat.

Namun, saat dibangunkan pada pukul 05.00 WIB oleh Abu Bakar untuk menurunkan pukat, Iskandar yang biasanya cepat terjaga dari tidur, kali ini tidak merespons. “Abu Bakar kemudian memberitahu kepada pawang boat, Maidin S., dan ikut membangunkan Iskandar kembali, tapi Iskandar sama sekali tidak bergerak, ia meninggal dunia,” ungkap Ildani Ilyas.

Maidin S., kemudian membawa boat yang dinahkodainya itu ke Kuala Idi, Aceh Timur untuk evakuasi jenazah Iskandar. Pukul 07.30 WIB boat KM Supra Baru sandar di Pelabuhan Perikanan Idi, jenazah Iskandar kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Zubir Mahmud untuk divisum.

“Tapi pihak RSU Zubir Mahmud tidak dapat melakukan visum karena tidak ada dokter. Selanjutnya jenazah Iskandar dibawa ke RSU Langsa,” jelas Ildani Ilyas.[rilis]