Nilam di Antara Bunga Bangkai

Karya: Thayeb Loh Angen
Penyair dari Sumatra

Jika kutanam pohon nilam di hutan penuh pohon bunga bangkai,
akan kudapati tubuhku beraroma keduanya.
Jika aku tidak memmberikan makan akan keduanya,
niscaya alam akan memberikannya sesuai kehendaknya.

Jika aku memberinya makan pohon nilam dan pohon bunga bangkai sama banyak,
maka keduanya akan sama-sama kuat.
Namun, jika aku memberikan makan salah satu dari keduanya, maka yang kuberikan makan akan kuat dan yang lain melemah.

Untuk menentukan manakah yang akan kuberikan makanan,
itu dipengaruhi asal makanannya dan isi jiwaku.

Pada dasarnya, niat dan ketulusan jiwa yang memicu tindakanku untuk memberikan makan yang mana.

Di hatiku ada bunga bangkai, di hatimu juga
di hatiku ada bunga nilam, di hatimu juga
yang manakah kita beri makan?

Banda Aceh, 29 Desember 2024/28 Jumadil Akhir 1446 H.