27.6 C
Banda Aceh
Senin, November 29, 2021

Nurul Akmal Atlet Level Internasional Pulang Kampung, Dipeusijuek hingga Rayakan Maulid

ACEH UTARA – Nurul Akmal meraih medali emas untuk Aceh di Cabor Angkat Besi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, dan sempat tampil di Oilimpiade Tokyo 2020 mencatatkan rekor angkat besi kelas +87 Kg putri. Dia pulang ke kampung halamannya, Gampong Serbajaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, di-peusijuek dan ikut merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Nurul tiba di rumahnya, Ahad, 17 Oktober 2021, dini hari. Dia pulang kampung untuk bertemu kedua orang tuanya dan sekaligus menggelar syukuran bersama sanak keluarganya setelah meraih sederet prestasi tingkat daerah, nasional hingga internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Tepat pada 12 Rabiul Awwal peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Nurul Akmal akrab disapa Amel di-peusijuek (tepung tawar) secara adat Aceh di rumahnya, Selasa, 19 Oktober 2021.

Untuk menuju rumah Nurul, dari Keude Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas harus menempuh perjalanan jsekitar 8 kilometer.

“Silakan masuk. Mohon maaf, kondisi di dalam rumah sedikit berantakan, karena kami sedang mempersiapkan kenduri maulid untuk dibawa ke meunasah,” kata Hasballah (54), ayah kandung Nurul saat menyambut para wartawan.

Pantauan portalsatu.com, sekitar pukul 10.30 WIB sebelum prosesi peusijuek, Nurul bersama keluarganya terlihat menyiapkan kenduri untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kenduri dimasukkan dalam dalung dibawa ke meunasah (surau) Gampong Serbajaman Tunong.

Tidak lama kemudian, Nurul menyapa para jurnalis di ruangan tamu rumahnya. Dia mengenakan baju kebaya warna silver, jilbab hitam, dan memakai masker putih.

“Tadi saya beres-beres di dapur sebentar bersama keluarga, ada teman-teman juga. Hari ini (Selasa) kan menyambut Maulid Nabi. Alhamdulillah, setiba saya di rumah bersamaan perayaan maulid atau 12 Rabiul Awwal,” ujar Nurul.

Sambil berbincang santai, Nurul menunjukkan sejumlah piagam penghargaan sebagai tanda prestasi telah diraih di tingkat daerah, nasional, dan internasional, yang dipajang pada dinding rumah berkonstruksi permanen itu.

“Itu sejumlah juara angkat berat yang saya peroleh dalam beberapa tahun lalu. Ada banyak event saya ikuti sejak dulu. Saya sangat bersyukur. Ini semua atas doa kedua orang tua dan berkat dukungan masyarakat Aceh terhadap capaian ini,” tutur Nurul yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Hasballah dan Nurmala.

Nurul lantas mengikuti prosesi peusijuek yang dilakukan Ustazah Maimunah, guru pengajian Nurul saat usia SD,-SMP. Usai di-peusijuk, Nurul memeluk dan mencium lutut orang tuanya. Suasana haru pun mewarnai rumah itu. Ayah dan ibu kandung Nurul ikut menangis ketika Nurul memohon maaf apabila ada dosanya terhadap kedua orang tuanya.

Nurul juga memeluk erat guru pengajiannya, Ustazah Maimunah, usia di-peusijuek.

Setelah gurunya itu menyantap kenduri maulid yang dihidangkan secara khusus, Nurul membantu mengantarkan Ustazah Maimunah ke rumahnya yang juga berada di gampong tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Nurul kepada para wartawan mengatakan dirinya mengikuti cabang olahraga angkat besi sejak tahun 2010 ketika masih siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Banda Aceh. “Pertamanya memang langsung tertuju kepada cabang angkat besi di bawah bimbingan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, dan sampai sekarang”.

“Saya mulai aktif pada Cabor Angkat Besi semenjak SMA, karena mungkin tekun saja dan niat yang baik sehingga sampai sekarang masih bisa bertahan. Dulu di Gampong Serbajaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas ini, kami berlima (bersama temannya) yang melanjutkan SMA ke Banda Aceh. Cuma selesai dari sekolah mereka itu pulang kampung, tidak lanjut lagi. Kalau Nurul lanjut kuliah di Universitas Abulyatama,” ujar wanita kelahiran 12 Februari 1994 itu.

Seiring berjalannya waktu, kata Nurul, ia sempat mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII diselenggarakan di Pekanbaru, Riau tahun 2012, dan memperoleh peringkat keempat. Kemudian pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, Nurul berhasil meraih medali emas pertama dengan mencatat total angkatan 233 Kg.

Sejak itulah dia dilirik oleh Pelatih Cabor Angkat Besi Indonesia. “Mungkin karena dinilai saya ada potensi untuk event internasional,” ucap Nurul yang cita-cita awalnya ingin menjadi Polisi Wanita (Polwan).

Nurul mendapat medali perak pada Islamic Solidarity Games 2017 yang tampil di kelas +90 Kg dengan angkatan total seberat 230 Kg. Lalu, peringkat keenam Asian Games 2018 menjadi wakil Indonesia di kelas +75 Kg dengan total angkatan 253 Kg. Selanjutnya, meraih dua perak dan satu perunggu di Qatar Cup 2019 kejuaraan angkat besi kelas dunia dengan angkatan 87 Kg, dan peringkat kelima Kejuaraan Asia 2020.

Nurul juga menceritakan proses dirinya ikut Oilimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya pada akhir 2018 ia sudah mengikuti setiap kejuaraan yang diadakan International Weightlifting Federation (IWF). “Karena untuk mendapatkan tiket itu harus ada prakualifikasi terlebih dahulu, maka dari itu mendapat poin. Walaupun ketika itu (2018) Nurul tidak masuk ke Oilimpiade, tapi ini masih terbaik di tingkat Asia. Sejak 2018 saya selalu ikut kejuaraannya di luar negeri yang diadakan IWF. Alhamdulillah pada Oilimpiade Tokyo 2020 berhasil mengikutinya,” ungkap Nurul.

Nurul menambahkan seusai mengikuti Oilimpiade Tokyo ia belum sempat pulang ke Aceh Utara. Tidak lama setelah itu langsung fokus untuk PON XX Papua 2021. Nurul akan berangkat lagi ke Jakarta, Rabu, 20 Oktober 2021, untuk melakukan persiapan mengikuti Kejuaraan Dunia Senior di Taskhent, Uzbekistan, yang akan digelar pada Desember 2021 mendatang.

“Makanya saya pulang sebentar ke kampung, nanti malam (Selasa) langsung berangkat lagi ke Banda Aceh dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta besok (Rabu) melalui Bandara Sultan Iskandar Muda. Kalau persiapannya kita tetap mengikuti latihan seperti biasa, tapi Alhamdulillah selama ikut event itu tidak ada kendala apapun. Mungkin karena jauh dari orang tua saja, sih,” tuturnya.

“Namun, sejak SMA saya memang sudah jauh dengan orang tua, mungkin sudah biasa. Sekarang pun sudah bisa melihat mereka melalui video call ketika berada di luar daerah,” ujar Nurul yang masa kecilnya menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 10 Tanah Luas, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tanah Luas, Aceh Utara, lalu melanjutkan ke SMA di Banda Aceh.

Nurul berharap pada Kejuaraan Dunia Senior nanti bisa memperoleh prestasi melebihi dari PON XX Papua 2021.

Ditanya usai mengikuti Oilimpiade Tokyo 2020 dan PON XX Papua 2021, apakah ada respons misalnya berupa bonus dari Pemkab Aceh Utara, Nurul mengatakan, “kalau Aceh Utara sih belum ada. Karena Nurul di bawah KONI Aceh saja. Kalau KONI Aceh Utara, itu saya tidak tahu karena tidak berhubungan sama Nurul. Tapi enggak tahu juga itu”.

Menurut Nurul, sebagai bonus untuk dirinya yang telah mengikuti Oilimpiade Tokyo, Pemerintah Aceh bakal memberikan hadiah satu unit rumah di Banda Aceh. “Mungkin karena saya sekarang dari tenaga kontrak pada Dispora Aceh akan menjadi pegawai Bank Aceh. Terima kasih banyak juga kepada Pemerintah Aceh dan Bank Aceh,” katanya.

“Kalau hasil meraih dari PON XX Papua ini saya belum ada menerima informasi, tapi akan ada juga,” ucap Nurul.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Festival Budaya Rapai Pase: Grup Peurupok, Geulumpang Tujoh, dan Reuleng Manyang Juara

LHOKSUKON - Grup Rapai Peurupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, meraih juara I pada...

PAG Bantu Sembako Untuk Warga Usai Vaksin

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG) membantu paket sembako 232 sak beras kepada...

Maulid Nabi Jalin Silaturahmi Masyarakat Aceh di Perantauan

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi masyarakat...

Wali Nanggroe: Peringatan Maulid Harus Menjadi Sarana Memperkuat Kebersamaan

  BANDA ACEH– Selain sebagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW...

4 DPO Menyerah, Pengungkapan Kasus Penembakan Pos Pol Panton Reu Dinyatakan Tuntas

MEULABOH – Polda Aceh menyatakan pengungkapan kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh...

Peringatan Maulid Nabi Bagian dari Khasanah Kebudayaan Aceh

  BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar mengatakan,...

Pemko Subulussalam Saluran Beasiswa Rp 1,2 Miliar kepada 751 Mahasiswa

BeasiswaSUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp 1.200.000.000 kepada 751 mahasiswa...

Mahasiswa Unimal Ajari Warga Meuriya Bikin Sabun Cair

LHOKSUKON – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong...

Pemko Lhokseumawe Diminta Tinjau Kembali Larangan Budi Daya Ikan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe diminta untuk meninjau kembali larangan budi daya di...

Cisah Gelar Festival Budaya Rapai Pase Dimeriahkan 12 Grup di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) menggelar Festival Budaya...

Terlibat Korupsi Rp 723.726.767, Polres Subulussalam Tahan Mantan Kades Muara Batu-Batu

  SUBULUSSALAM - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Subulussalam melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi...

Mantan Kades di Subulussalam Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

  SUBULUSSALAM - Mantan Kades Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam inisial MS ditetapkan...

AJI dan LBH Pers Desak Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Jurnalis Bahrul

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan LBH Pers mendesak Polda Aceh segera...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan...

Perpena CUP, Bintang: Bermain Sportif, Agar bisa Tampil Liga Pro Bersama Sadakata Klub

  SUBULUSSALAM - Sebanyak 27 tim berlaga dalam turnamen Futsal Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) CUP...

Mahasiswa Unimal Ajarkan Cara Membuat Akun Sosmed Penjualan Online

BANDA ACEH - Pada era digitalisasi ini para pebisnis ramai melakukan jual beli melalui...

Cut Rani Auliza, Dara Aceh Rilis Single ‘Mate Rasa’

BANDA ACEH - Sempat vakum beberapa waktu lalu, Kini Cut Rani Auliza dara asal...

Mahasiswa KKN Latih Siswa SMP Membuat PPT

BANDA ACEH - Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhoksemawe sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di...

Buka Sidang Raya Majelis Tinggi, Ini Arahan Wali Nanggroe kepada Perangkat Lembaga

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar Aceh secara...

Lembaga Wali Nanggroe Aceh Gelar Sidang Raya Majelis Tinggi

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Raya Majelis Tinggi untuk membahas...