Selasa, Juli 23, 2024

Dinkes Gayo Lues Keluhkan...

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024...

H. Jata Ungkap Jadi...

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj....

Bandar Publishing Luncurkan Buku...

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr....

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi...

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai...
BerandaBerita Banda AcehOmbudsman Aceh Temui...

Ombudsman Aceh Temui Pj Wali Kota Banda Aceh, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH – Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, S.E., M.Si., menerima kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, S.E.Ak., M.P.A., di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Selasa, 2 Agustus 2022.

Selain berkenalan dan menjalin komunikasi, keduanya juga akan terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, sebagaimana amanat Undang-Undang 25 Tahun 2019 tentang Pelayanan Publik.

“Kita adalah wajah negara yang hadir untuk memberikan pelayanan. Bapak akan bertindak sebagai eksekutif yang menyelenggarakan pelayanan, kami menjalankan fungsi sebagai lembaga pengawas. Oleh karena itu, sangat penting bersinergi. Hal ini juga penting dalam rangka menjaga keberlangsungan perdamaian di Aceh, melalui pelayanan publik yang prima untuk rakyat,” kata Dian.

Pj. Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, menyampaikan terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan Aceh yang berkenan melakukan kunjungan. “Saya merasa ini rahmat bisa bertemu dengan Ombudsman. Tentunya saya akan terbuka untuk koordinasi dengan Ombudsman,” ujar Bakri.

Bakri menjelaskan ketertarikannya dengan penerapan Syariat Islam di Aceh secara kaffah. “Walaupun orang Aceh, namun selama menjadi PNS, baru kali ini saya bertugas di Aceh. Saya sangat tertarik dengan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. Bagaimana agar menyeimbangkan terselenggaranya pelayanan publik yang islami dan tetap terjaganya toleransi,” tuturnya.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh lebih lanjut juga menyampaikan terkait Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang akan segera dilakukan Ombudsman. “Penilaian tahun ini berbeda dengan tahun yang lalu, selain melihat standar pelayanan minimal, akan juga dicermati kompetensi pegawai dan penilaian masyarakat. Pemko Banda Aceh tahun lalu berada pada zona kuning, semoga tahun ini bisa meningkat nilainya dan masuk di zona hijau, mohon dukungan dan kerja sama Pak Pj. Wali Kota beserta jajaran,” ujar Dian.

Pj. Wali Kota Banda Aceh menyambut baik agenda Ombudsman terkait penilaian ini. Bakri menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Ombudsman pasti untuk perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Indeks persepsi masyarakat berbeda-beda, karena ada masyarakat yang puas dengan pelayanan, tetapi ada juga yang tidak puas. Namun, kami tetap akan berupaya memberikan yang terbaik,” pungkas Bakri.

Dalam pertemuan itu, turut hadir Asisten I Sekda Banda Aceh Faisal M, S.STP., Kepala Dinas Sosial Arie Maulakafka, S.Sos., Inspektur Kota Banda Aceh Rita Pujiastuti, AP., dan pejabat lainnya.[](ril)

Baca juga: