26.8 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Orang Tua Siswi Korban Vaksin di Lhokseumawe akan Tempuh Jalur Hukum

LHOKSEUMAWE – Aji Usman (52) akan tetap menempuh jalur hukum, setelah Khana Darasa Naswa (15) anaknya tumbang usai divaksin di sekolah, Rabu, 22 September 2021, meski kondisi siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lhokseumawe itu mulai membaik usai dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Bunga Melati, Kota Lhokseumawe.

Aji Usman warga Gampong Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, kepada portalsatu.com, Jumat 24 September 2021, mengatakan, kondisi Naswa saat ini tampaknya lumayan membaik dan sudah sanggup berbicara. Selang oksigen pun sudah dilepas, setelah sebelumnya sempat dipasang pihak rumah sakit karena korban mengalami sesak napas.

“Sekarang anak saya masih dirawat di RS Melati. Tapi belum ada keterangan dokter kapan bisa pulang ke rumah, saya juga tidak menanyakan hal itu. Karena kondisinya pun masih terlihat lemas, saat berjalan menuju ke kamar mandi pun harus kita papah dan belum stabil,” kata Aji Usman.

Namun, kata Usman, atas kejadian ini pihaknya sebagai keluarga tetap akan menempuh jalur hukum. Apabila nantinya kondisi kesehatan Naswa sudah kembali normal seperti biasa, maka akan dilaporkan kepada pihak penegak hukum dengan dua pilihan yaitu antara Polres Lhokseumawe dan Polda Aceh.

“Ini bukan karena semata-mata anak saya menjadi korban vaksin, tapi perlu dilaporkan supaya tidak terulang kejadian serupa terhadap masyarakat yang lain. Artinya, kita tidak ingin masyarakat menjadi korban. Pada dasarnya kita mendukung penuh program vaksinasi dari pemerintah, tapi harapan kita kepada tim di lapangan jangan sampai mengabaikan kondisi kesehatan orang yang akan divaksin,” ungkap Aji Usman.

Baca Juga: Tak Layak Pakai, Delapan Ruang Belajar SMP Negeri 1 Tanah Luas Direnovasi

Usman menambahkan, sebenarnya anaknya itu memang tidak bisa disuntik vaksin karena ada penyakit bawaan sesak napas sejak kecil. Sedangkan keluarganya yang lain tidak ada masalah dan bahkan sudah dilakukan vaksin semua. Kemudian, pada saat dia (Naswa) divaksin di sekolah bahwa dirinya tidak ada menerima surat persetujuan orang tua dari pihak sekolah (SMKN 1 Lhokseumawe).

Akan tetapi, lanjut Usman, Kamis, 23 September 2021 banyak yang sudah berkunjung ke RS Melati untuk menjenguk anaknya. Di antaranya Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, Kepala SMK Negeri 1 Kota Lhokseumawe, Irwan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kota Lhokseumawe, Anwar Jalil, dan beberapa anggota DPRK Lhokseumawe maupun pihak lainnya.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Lhokseumawe, Irwan, S.Pd., M.Si., mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di sekolah tidak ada unsur pemaksaan sama sekali, karena sebelumnya wali kelas masing-masing siswa telah melakukan sosialisasi kepada para siswa maupun wali murid melalui grup WhatsApp.

“Kita membantah tudingan dari berbagai pihak bahwa pihak sekolah terkesan memaksakan siswa untuk menjalani vaksinasi Covid-19, tidak ada demikian. Kita menghargai dan akan mengikuti keputusan dari orang tua Naswa, yang akan membawa kasus itu ke jalur hukum,” ungkap Irwan.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan di Simpang Keuramat

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin, mengungkapkan, berdasakan informasi diperoleh dari Sekda Kota Lhokseumawe, T. Adnan, Kamis malam, 23 September 2021 sekitar pukul 21.45 WIB, bahwa Khansa Darasa Naswa siswi korban vaksin atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sudah mulai membaik.

“Hemat saya, adanya kunjungan dari para pejabat pemerintah daerah termasuk dari Kapolres dan Dandim merupakan bukti nyata adanya tanggung jawab pemerintah dalam hal terjadinya KIPI. Pemerintah tidak boleh lepas tangan, harus segera peduli manakala ada kejadian. Apalagi vaksinasi ini adalah kebijakan strategis pemerintah mengatasi pandemi Covid-19,” ujar Taqwaddin.

Menurut Taqwaddin, segala biaya harus ditanggung oleh pemerintah. Pasien harus dirawat secara baik pada rumah sakit yang terbagus di daerahnya, atau jika dibutuhkan secara medis harus dirujuk ke RSUZA di Banda Aceh. Untuk ke depan pihaknya berharap agar pemerintah harus respons cepat manakala terjadinya KIPI.

Taqwaddin melanjutkan, kejadian KIPI seperti ini jarang terjadi. Dari ribuan orang yang sudah divaksin hanya ada satu atau dua yang seperti ini, yang memiliki masalah dengan antibodinya. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar petugas yang melakukan screening harus cermat, teliti dan berhati-hati. Lakukan screening sesuai prosedur.

“Ini kejadian kedua yang terekspose setelah sebelumnya dialami oleh Amelia di Aceh Barat. Dari kedua kejadian ini, kita bisa mengambil pelajaran bahwa pentingnya screening yang tepat dan akurat. Petugas yang melakukan harus berhati-hati dan teliti. Lakukan dengan serius, ini menyangkut nyawa manusia,” tegas Taqwaddin. []

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Aceh Hari Ini: Abdullah Syafii Lahir

17 Oktober 1955, Abdullah Syafii lahir di Gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen....

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat