Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaBerita Aceh UtaraTak Layak Pakai,...

Tak Layak Pakai, Delapan Ruang Belajar SMPN 1 Tanah Luas Direhab

LHOKSUKON – Delapan ruang belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara direhab karena udah tidak layak pakai.

Kepala SMP Negeri 1 Tanah Luas, Aceh Utara, Muhammad Ali mengatakan, kedelapan ruang kelas itu merupakan bangunan lama, jika tidak direhab dikhawatirkan akan mengundang bencana bagi siswa saat belajar.

Muhammad Ali mengaku tidak mengetahui berapa pagu anggaran rehab tersebut. rehab kedelapan ruangan itu sudah dilakukan sejak awal September 2021 oleh rekanan dari Kabupaten Aceh Timur.

“Semua diurus pihak rekanan baik dari segi material maupun hal lainnya. Memang kondisi ruang belajar itu sangat memprihatinkan, atap sudah bocor, sudah layak direhab. Alhamdulillah, sekarang sudah tercapai apa yang diusulkan sebelumnya kepada pihak dinas,” ujar Muhammad Ali.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan di Simpang Keuramat

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Aceh Utara merehabilitasi sebagian bangunan Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 mencapai Rp54 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Dikbud Aceh Utara, Saifullah, kepada wartawan, Selasa, 7 September 2021. Dia menyebut di Aceh Utara jumlah SMP sekitar 134 unit termasuk swasta, dan lebih 360 SD. Sedangkan Taman Kanak-Kanak (TK) negeri 40 unit lebih, dan TK swasta sekitar 500 unit.

“Banyak sekolah itu rata-rata memang masih kurang untuk kelengkapan baik dari segi sarana maupun prasarana. Tentu ini ditangani secara bertahap agar ke depan bisa tertampung semuanya. Untuk fasilitas itu kita lebih mengarah kepada rehab bangunan sekolah. Misalnya, SD dan SMP yang belum ada kantor kepala sekolah maka akan dibangun ruang kantor tersebut,” kata Saifullah.

Saifullah menyebut rehab sekolah dengan DAK tahun 2021 ini sedang dilaksanakan. “Pagu anggaran secara keseluruhan jika tidak salah sekitar Rp54 miliar yang diperuntukkan untuk rehab sekolah TK, SD dan SMP, yang memang sebagian masih diperlukan pembenahan fasilitas,” ujarnya.

“Tetapi sekolah TK yang bisa mendapatkan rehab adalah TK negeri. Sedangkan TK swasta ini tidak ada pos anggaran untuk kita bantu, karena bukan di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara,” tambah Saifullah.

Saifullah mengaku tidak ingat jumlah sekolah yang direhab dengan DAK 2021. “Data secara akurat harus dicek kembali,” ucapnya.[]

Baca juga: