SIGLI – DPW PA dan KPA Wilayah Pidie serta Fraksi Partai Aceh DPRK Pidie mengunjungi korban kebakaran di Gampong Dayah Kumba, Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie, Kamis, 12 Maret 2020, siang.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPW PA Pidie, H. Sarjani Abdullah, didampingi Ketua KPA Bahtiar Madon, Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail, mantan Ketua DPRK Pidie Muhammad AR, Wakil Ketua Fraksi PA Ibrahim dan anggota fraksi Muhammad, S.Pd.I.

Kehadiran rombongan ini disambut keuchik dan tokoh masyarakat serta keluarga korban kebakaran yang rumahnya terbakar pada 11 Maret 2020, sore. Rumah yang terbakar itu masing-masing milik Abdul Samad (72) dan Aisyah (80). Tidak ada korban meninggal maupun luka akibat kejadian tersebut, karena saat kebakaran tidak ada orang di dalam rumah.

Ketua DPW PA Pidie, Sarjani Abdullah  mengatakan, kunjungan pihaknya ini untuk melihat secara langsung kondisi korban kebakaran serta menyerahkan bantuan alakadar. “Sesama insani kita harus peduli, semua ini kita lakukan untuk meningkatkan ukhuwah. Semoga kehadiran kami dapat menambah semangat dan motivasi korban untuk tetap tegar”. 

“Kita berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan para korban kebakaran dimasa panik ini. Semoga para korban yang telah kehilangan tempat tinggal akibat musibah ini juga diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Sarjani.

Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, yang ikut dalan rombongan mengatakan PA Pidie ikut empati kepada warga yang musibah ini. “Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Tapi inilah musibah, tidak ada satupun yang menginginkannya. Kita kembalikan kepada Allah dan mudah-mudahan ada hikmah besar di balik musibahi ini. Semoga saudaraku semua dapat segera bangkit dari musibah ini. Yakini Allah Maha Kuasa dan Maha Tahu keinginan dan harapan kita,” tuturnya.

PA berharap pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat untuk berusaha meringankan beban penderitaan korban kebakaran tersebut. “Bersama seluruh unsur terkait dan segenap masyarakat saling bahu membahu untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang ditimpa musibah ini, nilai kebersamaan harus dihidupkan kembali untuk saling membantu sesama”.[](*)