BANDA ACEH — Pangdam IM Mayjen TNI Moch Fachruddin memberikan penghargaan kepada Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh AKBP Adnan atau kini dikenal sebagai 'polisi meupep-pep', sebagai 'Polisi Sahabat TNI' usai membuka Rakorpim TNI Polri Se-wilayah Aceh di Aula BTU Makodam IM, Selasa, 27 Februari 2018.

Penghargaan tersebut diberikan atas eksistensi AKPB Adnan dalam mengampanyekan ketertiban berlalulintas dan keselamatan pengguna jalan, khusunya di Kota Banda Aceh yang mulai diluncurkan sejak 2013 dalam program Meupeppep. Sehubungan dengan itu, program itu sejalan dengan komitmen dan peran TNI mintra Polri sebagai pelopor keselamatan dan ketertiban berlalulintas kepada masyarakat.

Pangdam mengungkapkan, Adnan layak menerima penghargaan itu karena secara terus menerus menjaga hubungan baik dengan TNI dari pangkat Tamtama sampai saat ini seperti keluarga. Oleh karena itu, dia menambahkan bahwa personel polisi yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) tersebut, layak menjadi sahabat TNI.

“Saya setiap hari melihat AKBP Adnan dari salat Subuh sampai salat Isya bersama saya di Mesjid Raya tetap menggunakan seragam dinas kepolisian, sehingga Adnan bekerja melebihi panggilan tugas dan menjadi perhatian saya selaku Pangdam,” ungkap Facrhudin, melalui siaran pers, Selasa, 27 Februari 2018.

Selain itu, Facrhudin merasa salut dan mendukung penuh atas keberanian AKBP Adnan dalam menegur pengendara yang melanggar lalu lintas.

“Bahkan, semua yang melanggar baik itu pejabat, TNI, tetap ditegur dengan tujuan untuk menyelamatkan pengguna jalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Adnan mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Pangdam IM dan Kodam IM serta TNI atas program Polri yang lakukannya.

Adnan menjelaskan, program Meupepep merupakan salah satu kegiatan edukasi kepda masyarakat khsusnya para pengguna jalan raya untuk tertib lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan maupun pelanggaran di jalan. Ia berharap seluruh msayarakat pengguna jalan, baik pengemudi atau penyedia moda tranportasi umum lainnya akan memahami dan mengemudi dengan baik.

“Meupepep merupakan kegiatan edukasi terhadap pemakai jalan agar terjindar dari kecelakaan dan pelanggaran jalan sehingga diharapkan seluruh pengemudi akan memahami dan mengemudi yang baik,” ungkapnya.

Motto hidup AKBP Adnan,  ‘dalam bertugas aku hadir ketika masyarakat belum di jalan dan pulang ketika jalan sudah sunyi’.[]