LHOKSEUMAWE – Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe nomor urut 03, Ismail-Azhar Mahmud (IMAM), menyatakan menemukan dugaan sejumlah kecurangan dalam Pilkada 2024.
Ketua Tim Pemenangan Pasangan IMAM, Muhammad Raji Firdana, kepada wartawan, Kamis sore, 28 November 2024, mengatakan pemungutan dan penghitungan suara calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe di Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah selesai pada 27 November.
Namun, kata Raji, di beberapa lokasi diduga terjadi kecurangan berupa penggelembungan suara, intimidasi, dan temuan terkait adanya aparatur desa yang mendorong pemilih untuk memilih salah satu pasangan calon.
“Pasangan IMAM telah mengumpulkan semua formulir model C-Hasil Salinan terkait berapa jumlah suara real yang diperoleh dari hasil pemilihan. Tentunya kita menunggu saja tahapan selanjutnya baik di tingkat kecamatan (Panitia Pemilihan Kecamatan), dan tingkat kota (KIP Lhokseumawe), bagaimana hasil pilkada ini,” kata Raji Firdana saat konferensi pers di Bale’e IMAM, Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
Menurut Raji, sesuai data dan bukti pendukung diperoleh tim di lapangan maka nantinya akan dilakukan sanggahan kepada penyelenggara pilkada, karena banyak ditemukan dugaan kecurangan. Tim pemenangan pasangan IMAM terus mengawal tahapan setelah pemilihan tersebut, bahkan kemungkinan akan menempuh gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kita sudah mengumpulkan bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum. Perjuangan ini adalah bentuk mempertahankan hak demokrasi dan suara rakyat,” ungkap Raji yang juga pengurus Partai NasDem Aceh.
Akan tetapi, Raji belum bersedia membuka secara detail dugaan kecurangan yang terjadi di sejumlah TPS. “Nanti akan disanggah secara langsung kepada penyelenggara dalam rapat pleno,” ujarnya.
Pasangan IMAM berharap kepada penyelenggara pilkada bekerja secara maksimal sesuai aturan berlaku dengan jujur dan adil. “Supaya kita dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik untuk perubahan Kota Lhokseumawe ke depan,” ucap Raji.
Pada kesempatan itu, calon Wali Kota Lhokseumawe, Ismail, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih pasangan IMAM pada 27 November 2024.
“Juga terima kasih kepada seluruh tim relawan IMAM di semua gampong. Jadi, mari mengawal semua suara IMAM yang telah masyarakat berikan kepada kita. Mari secara bersama-sama kita kawal di tingkat kecamatan (PPK), karena ada indikasi ada begal demokrasi di Kota Lhokseumawe,” ujar Ismail didampingi calon wakil wali kota Azhar Mahmud, dan tim pemenangan.[]





