LHOKSEUMAWE – Seorang warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir (48), pedagang bakso, tewas diduga akibat ditembak orang tidak bertanggung jawab, Senin, 10 November 2025 sekitar pukul 00.15 WIB dinihari.

Berdasarkan informasi diperoleh, Nasir ditembak setelah beberapa orang mendatangi warung bakso milik korban dengan menggunakan sepeda motor. Sebelum dieksekusi, Nasir terlebih dahulu dipanggil oleh dua orang tak dikenal dan diajak keluar yang tidak jauh dari warungnya itu, tepatnya di dekat jembatan Gampong Alue Lim.

Tidak lama kemudian, tiba satu mobil warna hitam yang juga berhenti di lokasi kejadian. Saat itu korban ditembak di lokasi tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, kepada wartawan, Senin, 10 November 2025, mengatakan mulanya korban dipanggil keluar dari warung miliknya oleh OTK (orang tak dikenal). Kemudian mereka duduk di kedai kopi pada Senin (10/11) sekitar pukul 00.15 WIB. Setelah itu, korban diajak ke jembatan Gampong Alue Lim dengan jarak sekitar tujuh meter dari kedai kopi tersebut. Di jembatan itu korban ditembak dan meninggal di lokasi kejadian.

“Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kami menemukan barang bukti selongsong peluru dengan jenis senjata digunakan laras pendek. Korban itu merupakan warga biasa atau pedagang bakso di Gampong Alue Lim,” kata Ahzan usai konferensi pers soal pengungkapan sindikat pembobol toko grosir di Aceh Utara.

Baca juga: Pedagang Bakso Tewas Ditembak di Lhokseumawe, Kapolres: Motifnya Masih dalam Penyelidikan

Menurut Ahzan, Nasir mengalami luka tembak di bagian kepala. Soal motif kasus penembakan itu, kata dia, belum bisa disampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. “Barang bukti sudah diamankan, dan ini berproses pengambilan keterangan dari saksi yang ada di TKP”.

“Kami masih mendalami dengan memanggil saksi. Karena di kedai kopi itu ada beberapa orang yang melihat langsung kejadian tersebut,” ungkap Ahzan.[]