Kamis, Juli 25, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaPelajar Mualem Anti...

Pelajar Mualem Anti Narkoba: Nanggroe Nyoe Bak Jaroe Generasi Muda

IDI RAYEK –  Pelajar Mualem Kooordinator wilayah I Timur Aceh  mendeklarasikan kepengurusan DPW Pelajar Mualem Anti Narkoba Aceh Timur, pada Sabtu siang 12 Maret 2016, tadi. Dalam Acara tersebut turut hadir sekjend DPP Pelajar Mualem Anti Narkoba Aceh,Hasballah.

Munanda selaku ketua koordinator wilayah I melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, menyampaikan bahwa pentingnya sosialisasi lembaga tersebut  agar generasi muda dan pelajar khususnya dapat mengetahui tentang bahayanya narkoba

“Apa lagi  mengingat para konsumsi yang saat ini rata rata adalah kaum pelajar,” katanya.

Menurutnya salah satu faktor maraknya penguna narkoba di tingkat pelajar dipicu dari kelalaian peran keluarga dalam mengawasi anaknya.

“Ini merupakan kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya pada saat di luar rumah,dan juga perlu adanya upaya  serius pemerintah dalam pencegahan ini,” kata Munanda.

Sementara itu Romy Syahputra selaku Ketua DPW Pelajar Mualem Anti Narkoba Aceh Timur untuk membendungi  maraknya narkoba masuk ke Aceh wadah organisasi Pelajar Mualem Anti Narkoba mengajak seluruh masyarakat Aceh khususnya Aceh Timur agar serius dalam mengawasi aktivitas anak-anak dalam lingkungannya sehari-hari.

“Upaya pengawasan yang ketat itu sangat penting, bahkan lebih baiknya lagi pihak aparatur gampong, kecamatan dan kabupaten bahkan provinsi harus sering mengadakan sosialisasi tentang Bahayanya Narkoba,” kata Romy.

“Apabila ini tidak ditanggapi dengan serius, maka larut marut Aceh akan mengalami krisisnya generasi yang produktif,” katanya lagi.

Romy menyebutkan seperti yang diketahui bahwa Aceh adalah salah satu daerah yang peredaran narkoba terbesar di Indonesia.

“Jadi sangat dikhawatirkan jika pemuda dan pelajar Aceh banyak yang terhubung dengan Mafia Narkoba,baik sebagai pemakai atau pengedar Maka generasi sehat tidak akan ada lagi di Aceh ini. Nanggroe nyoe na bak jaroe generasi muda,” ungkapnya.

Dalam Acara tersebut turut hadir sekjend DPP Pelajar Mualem Anti Narkoba Aceh Hasballah dan seluruh pengurus wilayah Aceh Timur.[](tyb)

Baca juga: