BANDA ACEH – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Taqwaddin menyebut pemadaman listrik PLN yang berulang kali terjadi dalam beberapa hari terakhir sangat mengganggu pelayanan publik.

“Pelayanan publik yang terganggu seperti rumah sakit tidak dapat bekerja karena semua fasilitasnya menggunakan listrik, seperti CT Scan, rontgen. Mau operasi pasien nggak bisa, semua jadi terganggu,” kata Taqwaddin dihubungi portalsau.com, Kamis, 6 April 2017.

Taqwaddin melanjutkan, pelayanan lembaga pendidikan atau belajar mengajar di sekolah juga sangat terganggu. “Sekarang sedang ujian, anak-anak tidak bisa belajar, mengaji nggak bisa. Banyak sekali yang terganggu gara-gara (pemadaman) listrik ini, karena semua lini sudah ketergantungan dengan listrik,” ujarnya.

Kegiatan belajar di kampus pun terganggu dalam proses belajar mengajar. “Dosen sekarang kan mengajarnya menggunakan proyektor, karena mati listrik proses belajar mengajar juga terhambat,” kata Taqwaddin.

“Intinya, kalau listriknya mati, semua sektor pelayanan publik akan terganggu, korbannya banyak, baik secara moril atau materil,” ujar dia lagi.[]

Laporan Taufan Mustafa