LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata akrab disapa Untung Sangaji memberikan nama Intan Infinity untuk bayi perempuan yang ditemukan di pinggir tanggul Gampong Asan, Kecamatan Lhoksukon, 1 April 2017.

Selain dinilai cantik, nama itu memiliki makna tersendiri bagi Untung Sangaji. Ia pun berharap nantinya nama itu dapat menjadi kenangan bagi semua pihak di Aceh Utara. Hal itu disampaikan Kapolres Untung Sangaji dalam pertemuan dengan pihak Kemensos, dan Dinas Sosial di Lantai II Gedung Satreskrim Polres Aceh Utara, Kamis, 6 April 2017.

“Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama ketika Intan dibuang di semak-semak (pinggir tanggul),” ujar Untung Sangaji.

Untung Sangaji menceritakan, saat menerima informasi ada temuan bayi perempuan, 1 April lalu, ia berada di Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, karena ada kasus pembunuhan. “Saat kabar itu saya terima, di lokasi (Kecamatan Tanah Luas) saya menggenggam senjata infinity,” katanya.

Karena bayi itu perempuan, Untung Sangaji memberi  nama Intan. “Karena saya sedang menggenggam senjata infinity saat menerima kabar itu, maka saya tambahkan infinity. Maka bayi cantik itu saya beri nama Intan Infinity,” ucap Untung Sangaji.

“Saya namakan itu agar menjadi kenangan bagi kita semua. Esok hari, apabila ada yang mau mengasuhnya, silakan saja. Nanti dinas sosial dan pihak terkait yang akan menentukan. Itu akan saya restui, asalkan tidak hari ini,” tegasnya.

Terkait senjata infinity, Untung Sangaji mengatakan, “Senjata infinity yang saya pegang itu telah menemani saya bertugas hingga ke tujuh negara. Bahkan senjata itu juga dipakai untuk mencoba membunuh saya di tiga lokasi. Saya minta maaf saya namakan bayi tersebut dengan nama itu. Namun, saya berharap nantinya nama itu agar menjadi kenangan bagi kita semua,” ujarnya.[]