SIGLI – Menurut Kasi Humas dan Hukum RSU Tgk Chik Ditiro, Usman, Jumat, 6 Desember 2019,  pihaknya saat ini sudah mengajukan pengurusan perizinan. Pembangunan gedung poliklinik yang dianggarkan tahun 2019 harus pacu pekerjaan agar cepat selesai, demi kelancaran layanan bagi masyarakat berobat. 

“Memang, kita baru mengajukan proses IMB. Sebelumnya kita fokus pada pengerjaan fisik karena saban hari tidak kurang dari 800 hingga 1.000 warga berobat di poliklinik. Apalagi yang kita bangun untuk pelayanan umum, tentunya harus diutamakan agar tidak terhambatnya pelayanan bagi pasien berobat, kami tidak bermaksud mengabaikan aturan,” jelas Usman.

Terkait letak bangunan berada dekat dengan jalan atau termakan sempadan jalan yang telah diatur dengan qanun, menurut Usman,  bangunan itu masih dalam perkarangan RSU apalagi bangunan tersebut untuk kebutuhan umum, tentunya adanya keringan pada penggunaan areal.  “Kita berharap ada pertimbangan dari pemerintah terhadap izin pembangunan yang diperuntukkan bagi kepentingan umum,” harap Usman.

Sementara, Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UKM mengatakan, pembangunan Pasar Ikan Peukan Pidie dibangun pada lokasi lama dan tidak ada perluasan, menurutnya tidak ada yang dilanggar. 

Memang, lanjut Idham, lokasi bangunan sempit dan dekat dengan jalan sehingga jika disesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak sesuai. Namun bangunan pasar ikan sudah sejak lama lokasi letaknya seperti itu.

“Pasar ikan Peukan Pidie memang sudah sejak dulu berada di lokasi tersebut. Kita hanya membangun kembali karena yang lama sudah tidak layak lagi tanpa menggeser ke arah jalan, ” terang Idham.

Untuk memindahkan pasar ikan ke lokasi lain, saat ini belum memungkinkan menurut Idham, alasannya belum ada lokasi yang cocok. Jika dipaksakan juga membangun dia khawatir tidak ada pedagang yang mau pindah ke lokasi baru sehingga bangunannya akan sia – sia.

“Memang di lokasi saat ini aktivitas pasar hidup. Jika kita paksakan pindah ke lokasi lain kita khawatir pedagang enggan pindah,” imbuh Idham sembari memberikan beberapa contoh bangunan pasar yang terlantar.[]