BLANGKEJEREN – Pembayaran tunjangan sertifikasi guru di Gayo Lues tahap empat tahun 2024 terpaksa ditunda lantaran tersandung proses administrasi. Para guru diminta untuk bersabar karena tunjangan sertifikasi tersebut baru bisa dibayar awal tahun 2025.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues Zulkarnain S.Pd., didampinggi Kabid Dikdas Radli S.Pd., Kamis, 12 Desember 2024, mengatakan dari ratusan guru penerima tunjangan sertifikasi, ada 80 guru yang terpaksa dibayarkan tunjangan sertifikasi tahap empat tahun 2024 awal tahun 2025.

“Awalnya pagu anggaran untuk tunjangan sertifikasi guru tahun 2024 Rp17,5 miliar, karena terdapat kekurangan sekitar Rp 740 Juta, Dinas Pendidikan Gayo Lues kembali mengusulkan penambahan jadi Rp 18,3 Miliar ke Kementrian Keuangan,” katanya.

Penambahan anggaran itu kemudian disetujui oleh Kementrian Keuangan RI, tetapi anggaran tersebut baru dikirimkan ke Gayo Lues tanggal 25 November 2024 setelah proses Perubahan anggaran selesai.

“Karena di DPA Dinas Pendidikan Gayo Lues hanya terdapat Rp 17,5 Miliar dan tidak bisa dirubah sesuai kebutuhan Rp 18,3 Miliar, maka hanya itu yang bisa disalurkan tahun 2024 ini, sedangkan sisanya harus dimasukan ke DPA tahun 2025 baru bisa dicairkan,” ujarnya.

Anggaran sebesar Rp700 itu kata Sekretaris dan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Gayo Lues, akan tetap berada di Kas daerah, dan baru bisa disalurkan awal tahun 2025.

“Untuk itu kami meminta kepada 80 orang guru penerima tunjangan sertifikasi ini untuk bersabar, tunjangan itu bukan tidak dibayar, uangnya juga sudah tersedia, tetapi akan dibayar awal tahun 2025 lantaran tersandung proses administrasi,” katanya.[]