Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaNewsPembinaan dan Penilaian...

Pembinaan dan Penilaian Desa Kerajinan di Kota Subulussalam

SUBULUSSALAM – Ketua Dekranasda Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E bersama jajaran pengurus Dekranasda Kota Subulussalam menerima kunjungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh di Kampong Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Senin, 8 Mei 2023.

Kunjungan itu dalam rangka Pembinaan dan Penilaian Desa Kerajinan tingkat Provinsi Aceh Tahun 2023, pada Desa Kerajinan menjahit dan memanyet kampong subulussalam utara kecamatan simpang kiri kota subulussalam sebagai produk unggulannya.

Hj.Mariani Harahap dalam sambutannya mengatakan bahwa dekranasda telah berusaha untuk mengajak pengrajin dan masyarakat untuk kembali menekuni kegiatan produksi seperti biasa, namun imbas pandemi belum begitu pulih dan ini yang menjadi kendala bagi kami karena banyak produk mereka yang terbengkalai, tidak terjual dan modal mereka habis untuk memenuhi kebutuhan hidup, kita berharap insyaallah kedepan dapat bangkit kembali

Salah satu binaan dari Dekranasda Kota Subulussalam adalah jahit menjahi dan memanyet , karena beberapahal , yang pertama sulit sekali kita menempa baju atau jilbab, selendang untuk dipayet, kadang harus membawa kedaerah lain atau bahkan ke Medan atau Banda Aceh.

Selanjutnya, kedua memanyet ini dapat dengan mudah dikerjakan oleh remaja putri yang putus sekolah tidak menggunakan alat yang spesifik namun hasilnya dapat memajukan dan melestarikan motif-motif yang ada menjadi lebih menarik jika dipayet dan bernilai jual lebih baik.

Usaha memanyet ini diharapkan dapat memotivasi para pengrajin pemula remaja di Kampong Subulussalam utara yang mayoritasnya adalah kaum perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan kelompok usaha mereka serta keluarganya. oleh karena itu perlu terobosan yang dilakukan seperti kerja sama dengan perbankkan, CSR dan BUMN atau kerja sama dengan berbagai lembaga pemasaran.

Di samping itu ibu Nurita, S.P selaku Kabid Perindustrian pada Disperindagkop dan UKM mengajak para pengrajin untuk memperbaiki dan menjaga kualitas hasil produksinya dan pihaknya bersama Dekranasda Kota Subulussalam akan membantu pengrajin dalam hal manajemen usaha dan pemasaran, promosi termasuk pelestarian motif daerah, silahkan ibu-ibu menitipkan hasil produksinya di showroom Dekranasda Kota Subulussalam yang beralamat di jalan Raja Asal.[]

 

Baca juga: