BLANGKEJEREN – Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues kembali mendapat predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI perwakilan Aceh. Predikat WTP itu diraih Kabupaten Gayo Lues atas laporan keuangan tahun 2024.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., Jum’at, 13 Juni 2025, mengatakan pihaknya sangat bersyukur atas prestasi jajarannya dalam hasil pemeriksaan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pewakilan Aceh.

“WTP kali ini adalah pencapaian ke-11 kali bagi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, kita berharap predikat ini dapat mendorong tata kelola keuangan pemerintahan yang lebih baik kedepanya,” kata Bupati.

Ia mengatakan, LHP itu akan diteruskan ke seluruh SKPK Gayo Lues sesegera mungkin dan berharap LHP itu menjadi cermin untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.

“Pemerintah kabupaten harus dituntut untuk tidak hanya menyajikan laporan yang tepat waktu, tertib, taat aturan, efektif, efisien, dan ekonomis. Pengelolaan keuangan di pemerintah kabupaten, harus dilaksanakan secara transparan dan berpegang pada azas keadilan, kepatutan, dan bermanfaat bagi masyarakat di Gayo Lues,” ujarnya.

Dalam Penyerahan LHP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024, Bupati Gayo Lues turut di dampingi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues, Fahmi Sahab, Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Gayo Lues, Sukri, SE., M.M dan Inpekstur Inspektorat dan Jajaran.

Kepala Badan Penggelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Gayo Lues, Sukri, SE.,M.M., mengatakan semua capaian itu tidak terlepas dari kerja keras semua pihak dalam menyampaikan laporan keuangan, sehingga BPK RI perwakilan Aceh kembali memberikan WTP untuk laporan keuangan Pemerintah Gayo Lues.

“Kita berharap kepada seluruh teman-teman SKPK, agar kedepan bisa lebih bagus dan lebih tepat waktu dalam penyampaian laporan keuangan ke BPKK, agar laporan keuangan yang di sajikan ke BPK RI sesuai dengan yang di harapkan,” katanya.

Kepala BPPK Gayo Lues mengucapkan terimakasih kepada semua SKPK Gayo Lues yang telah bersusah payahenyiapkan segala laporan keuangan, sehingga WTP dari BPK perwakilan Aceh itu bisa diraih Sebelas kali berturut-turut.[]