SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie menganggarkan Rp3,3 miliar dalam APBK tahun 2025 untuk pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati terpilih.

Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Jufrizal, dikonfirmasi portalsatu.com/, Kamis, 16 Januari 2025, mengatakan anggaran Rp3,3 miliar itu untuk pengadaan dua unit mobil. Satu kendaraan operasional bupati dan satu untuk wakil bupati periode 2025-2030.

“Tahun ini sudah dialokasikan anggaran untuk pengadaan dua mobil dinas bupati dan wakil bupati terpilih sebesar Rp3,3 miliar,” kata Jufrizal.

Anggaran itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025. Jufrizal menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan bupati dan wakil bupati terpilih setelah pelantikan nantinya untuk menentukan jenis mobil yang bakal dibeli oleh Pemkab Pidie.

Sedangkan teknis pengadaan, kata dia, akan dilaksanakan sesuai aturan yaitu melalui e-Katalog. Saat ini masih dalam tahapan penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025.

Menurut Jufrizal, dana tersebut sebenarnya sempat dianggarkan tahun 2024 lalu, namun tidak jadi dilakukan pengadaan, sehingga dialokasikan kembali pada 2025.

“Pengadaan mobil dinas pimpinan daerah perlu dilaksanakan mengingat mobil sebelumnya sudah tidak layak lagi digunakan. Bahkan, satu di antaranya yaitu mobil dinas yang digunakan (almarhum) Bupati Roni Ahmad sudah dilelang kepada beliau setelah masa jabatannya berakhir, sebelum beliau meninggal dunia,” ujar Pj. Sekda Pidie.[](Zamahsari)