SUBULUSSALAM – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansury (STIT HaFas) Kota Subulussalam melaksanakan wisuda kepada 87 lulusan Sarjana (S1) berlangsung di Hotel Hermes One, Kamis, 16 Januari 2025.
Dari 87 wisudawan tersebut terdiri dari 52 Pogram Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 35 Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Wisuda sarjana S1 angkatan ke-5 ini digelar dalam Sidang Senat Terbuka dihadiri Ketua Yayasan Assilmi, H. Ismail, S. Pd., M. Pd dan Dr. Bustami, M. Hum Sekretaris Kopertais Wilayah 5 Aceh.
Wisuda ini juga ditandai dengan penyampaian orasi ilmiah oleh Azharuddin, M.H.I dan pemberian penghargaan berupa penyerahan plakat dan uang pembinaan kepada wisudawan terbaik dengan status cumlaude yakni Mery Handayani Prodi MPI dan Salati dari Prodi PAI.

Ketua STIT HaFas, Syafnial, M.M dalam sambutannya mengatakan lima angkatan wisuda STIT HaFas mampu memberikan abdi kepada negeri, di bumi Sada Kata ini. Bahkan terdata, puluhan alumnusnya masuk P3K di Kota Subulussalam.
“Jangan ragu titipkan anak kuliah di STIT HaFas,” kata Syafnial.
Dalam kesempatan itu, Ia mengutip tiga pesan penting Imam Al Ghazali terkait golongan orang pencari ilmu. Pertama, kata Safnial golongan yang beruntung yaitu mereka yang menuntut ilmu dengan niat tulus mencari ridha Allah untuk kehidupan akhirat.
Selanjutnya kategori kedua, golongan bahaya, yaitu mereka yang menuntut ilmu hanya sebatas niat memiliki keuntungan dunia.
Ketiga, golongan binasa, yaitu mereka yang dikuasai setan, tidak memikirkan negeri, tak peduli lingkungan, mereka hanya memimirkan perut dan pribadinya semata.
“Pilihan tergantung anda, jaga nama baik orang tua, almamater dan kampus karena kampus senantiasa mengajarkan yang terbaik,” tegas Safnial.
Ia mengatakan rencana awal wisuda dari semula, 9 Januari lalu, namun terlaksana hari ini, Kamis 16 Januari karena terkait keuangan orang tua para wisudawan.
Safnial mengatakan, Kampus STIT HaFas dengan dua Prodi PAI dan MPI terus berjuang ke pihak kementerian, namun syarat terpenting menyiapkan SDM Kota Subulussalam. Pihaknya mengingatkan karya para alumnus STIT HaFas ditunggu 20 tahun yang akan datang di kota ini.[]





